Sejak kernel 2.6.18 modem 3G BandLuxe C100 sudah disupport di GNU/Linux walaupun support resmi dari BandRich (produsennya) hanya untuk Microsoft Windows dan Apple MacOSX. Modem WCDMA dan HSDPA yang support hingga kecepatan koneksi 7,2Mbps ini bisa berfungsi sebagai data express card maupun sebagai modem USB (dengan 2 colokan USB untuk data dan power).

Yang sering menjadi masalah adalah fungsi gandanya yang juga sebagai media penyimpanan yang sering membuat deteksi port USB di beberapa distro linux agak sedikit kebingungan, salah satunya adalah di Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon. Untuk menghindari konflik tersebut, sebelum menancapkan kabel USB untuk data, matikan fungsi HAL (Hardware Abstraction Layer) di Ubuntu Linux kita.

$> sudo /etc/init.d/hal stop

Hubungkan kabel USB, jika ingin memastikan bisa juga dilihat lewat console:

$> dmesg | grep usb
[  877.204630] option 4-1:1.0: GSM modem (1-port) converter detected
[  877.206691] usb 4-1: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB0
[  877.206725] option 4-1:1.1: GSM modem (1-port) converter detected
[  877.208497] usb 4-1: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB1
[  877.208525] option 4-1:1.2: GSM modem (1-port) converter detected
[  877.210179] usb 4-1: GSM modem (1-port) converter now attached to ttyUSB2
[  877.210208] /build/buildd/linux-source-2.6.22-2.6.22/debian/build/custom-source-rt/drivers/usb/serial/option.c: USB Driver for GSM modems: v0.7.1

Konfigurasikan modem dan dialer menggunakan wvdialconf lalu edit account dialer default seperlunya (saya menggunakan 3G XL):

$> wvdialconf
$> sudo gedit /etc/wvdial.conf
[Dialer Defaults]
Baud = 460800
Modem = /dev/ttyUSB1
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Phone = *99***1#
Username = xlgprs
Password = proxl
Ask Password = 0
Dial Command = ATDT
Stupid Mode = 0
Idle Seconds = 3000
ISDN = 0
Auto DNS = 1

Selanjutnya tinggal dial dan selamat berselancar:

$> wvdial