Google +1

Google +1
+1 bukan sekedar upaya Google untuk menghadirkan fitur yang bersifat lebih “sosial” (hey, ingat tombol “Like” Facebook yang ada di pelosok-pelosok web?) tapi juga untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian search engine Google. Hasil pencarian diharapkan lebih relevan dengan hadirnya rekomendasi yang didapat dari dipijitnya (halah bahasanya, dipijit…) si tombol “+1” ini. Lebih lengkapnya bisa disimak di blog resmi Google berikut dengan video penjelasannya yang informatif. Atau bisa disimak di web resminya dan bagi para pemilik website bisa mulai mendaftar untuk menerima pemberitahuan saat layanan +1 ini siap.

Bagi yang akrab dengan timeline Twitter, +1 ini mengingatkan kita juga kepada kebiasaan +1, +100 dan + + lainnya yang sering digunakan tweeps untuk merekomendasikan atau mendukung isi dari suatu tweet. Sepertinya +1 ini bakal menjadi jargon dan kosa kata umum seperti layaknya istilah “Like this”. Pokoknya “like this”… eh, pokoknya +1 deh! šŸ˜€

Weekly Chickenstrip: Staf Khusus Tweet

twitter
IMHO, sebenarnya wajar saja dan tidak masalah sih ada humas (staf, atau apalah namanya) yang membantu mengurus suatu akun social media karena faktor kesibukan atau karena brand/personal-brand yang bersangkutan cukup besar dan rumit untuk ditangani sendirian. Tapi terkadang untuk suatu akun Twitter personal/public figure, tweets yang diharapkan muncul adalah tweet langsung dari yang bersangkutan. Karena kalau orang lain yang menjawabnya terkadang content dan “sentuhan personal”-nya berbeda, maksud yang hendak disampaikan juga beresiko meleset.

Terlepas dari kontroversi tweet-tweetnya ataupun siapa yang ngetweet, jika seorang tokoh mencoba hadir di ranah Twitter sudah merupakan inisiatif yang baik dan patut dihargai šŸ™‚

Weekly Chickenstrip: Difollow Back Obama

chickenstrip obama
Kalau kata remaja sekarang sih, “Plis folbek ya!”. Follow back… Jadi kepikiran aja setelah blogwalking ke postingan berisi opini menarik dari mbak Merry (NetSains) mengenai kesetaraan di Twitter. Apakah para presiden yang memiliki akun social media (contohnya Obama) saling terhubung atau saling mem-follow di antara mereka?

Game OnlineĀ Ionopolis

cs
Beberapa hari ini saya sedang keranjingan Ionopolis, sebuah game online bernuansa komik yang melibatkan social media sebagai unsur permainannya. Awalnya agak apatis, saya kira bakal seperti game Facebook pada umumnya yang penuh aktifitas monoton dan spam ke jaringan social kita untuk mendapat poin. Tapi ternyata lebih variatif dan seru. Karena game ini merupakan campaign interaktif dari produk Pocari, maka tersedia hadiah yang menggiurkan tentunya šŸ˜›

ScreenshotNuansa Komik
Saat memainkan game ini, user experience yang kita rasakan adalah serasa sedang membaca komik. Panel komiknya rapih (tapi tidak menggunakan Flash, cool!). Bercerita soal serbuan monster di kota Ionopolis. Pasukan monster tersebut menyerbu berbagai lokasi (rumah, tempat kerja dll.) dengan aksi dan teknik melawan monster yang berbeda-beda.
Continue reading “Game OnlineĀ Ionopolis”