Obama & Google+

Google+
Akun Google+ masih dibatasi hanya untuk “person” atau perorangan walaupun akun untuk bisnis sudah mulai terlihat tanda-tanda kemunculannya. Google sendiri cukup rajin menghapus akun-akun Google+ yang dibuat untuk bisnis atau mewakili lembaga tertentu. Respon setiap ada pelaporan (bahwa suatu akun bukan perorangan atau bahkan sekedar “bukan nama orangnya”) juga cukup cepat. Saya melihat sendiri beberapa akun (lokal) lenyap tidak lama setelah dilaporkan karena alasan2 tertentu. Jadi… baiknya gunakan sesuai syarat penggunaan layanan saja dulu sebagai pengguna perorangan, yes? 😉

Advertisements

Google+ Circles

Google+
Kalau ada yang protes kenapa belakangan rilis chickenstrip di Google+ dan ngga rilis di blog, memang disengaja hehe. Sedang testing statistik & sebaran content di/dari Google+. Tapi nantinya pasti diposting juga di sini kok. Kalau tidak sabar & kebetulan sudah memiliki akun Google+ silakan di-circle saja: http://plus.google.com/108383930061651925233

Google+

Tablet
Dan akhirnya Google meluncurkan platform socialnya: Google+ (Google Plus) setelah melakukan pemanasan dengan menebar +1 button beberapa bulan yang lalu. Invitationnya masih lumayan terbatas. Untuk review fitur mungkin kumpulan video Google+ dari Google dan artikel Mashable soal Google+ bisa cukup memberi informasi sedangkan untuk review user experience saya pribadi juga masih sekedar mencoba-coba.

Google +1

Google +1
+1 bukan sekedar upaya Google untuk menghadirkan fitur yang bersifat lebih “sosial” (hey, ingat tombol “Like” Facebook yang ada di pelosok-pelosok web?) tapi juga untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian search engine Google. Hasil pencarian diharapkan lebih relevan dengan hadirnya rekomendasi yang didapat dari dipijitnya (halah bahasanya, dipijit…) si tombol “+1” ini. Lebih lengkapnya bisa disimak di blog resmi Google berikut dengan video penjelasannya yang informatif. Atau bisa disimak di web resminya dan bagi para pemilik website bisa mulai mendaftar untuk menerima pemberitahuan saat layanan +1 ini siap.

Bagi yang akrab dengan timeline Twitter, +1 ini mengingatkan kita juga kepada kebiasaan +1, +100 dan + + lainnya yang sering digunakan tweeps untuk merekomendasikan atau mendukung isi dari suatu tweet. Sepertinya +1 ini bakal menjadi jargon dan kosa kata umum seperti layaknya istilah “Like this”. Pokoknya “like this”… eh, pokoknya +1 deh! 😀

Weekly Chickenstrip: Staf Khusus Tweet

twitter
IMHO, sebenarnya wajar saja dan tidak masalah sih ada humas (staf, atau apalah namanya) yang membantu mengurus suatu akun social media karena faktor kesibukan atau karena brand/personal-brand yang bersangkutan cukup besar dan rumit untuk ditangani sendirian. Tapi terkadang untuk suatu akun Twitter personal/public figure, tweets yang diharapkan muncul adalah tweet langsung dari yang bersangkutan. Karena kalau orang lain yang menjawabnya terkadang content dan “sentuhan personal”-nya berbeda, maksud yang hendak disampaikan juga beresiko meleset.

Terlepas dari kontroversi tweet-tweetnya ataupun siapa yang ngetweet, jika seorang tokoh mencoba hadir di ranah Twitter sudah merupakan inisiatif yang baik dan patut dihargai 🙂

Weekly Chickenstrip: Difollow Back Obama

chickenstrip obama
Kalau kata remaja sekarang sih, “Plis folbek ya!”. Follow back… Jadi kepikiran aja setelah blogwalking ke postingan berisi opini menarik dari mbak Merry (NetSains) mengenai kesetaraan di Twitter. Apakah para presiden yang memiliki akun social media (contohnya Obama) saling terhubung atau saling mem-follow di antara mereka?