Rebirth

Hey hey it’s been a long time since I played this game, akhir bulan ini bakal ada major update…. episode rebirth! Kebetulan grafik deadline kerjaan lagi mulai turun + kuliah malem gue tinggal nunggu wisuda, selain utak-atik kerjaan kantor semi-riset seperti nginstall RADIUS server (belakangan kerjaan-kerjaan kantor yang non web saat ini disulap jadi menu penghilang stress dan hiburan yang menantang, soalnya gue udah suntuk sama web programming _), berpetualang lagi di Rune Midgard kayanya asyik juga buat rileks malem-malem. Kemarin juga iseng-iseng desain kaos (kaos a, kaos b, kaos c ) untuk guild gue, apakah ini tanda-tanda comebacknya karakter Bard dudut bergitar? Mungkin juga, soalnya si nyonya beserta karakter Dancer gembelnya juga kayanya antusias sama episode rebirth ini 😛

Chuzzle

Tiga hari bolak-balik ke ruang server bank Artos lumayan bikin idung meler.. dingin pisaan, akhirnya pilek melanda. Round trip Cimahi (kantor) – Otista – Dayeuhkolot (kampus, ngurus blablabla sidang) juga lumayan bikin tepar. Semalem puas-puasin tidur, hari ini rencananya masuk kantor siang: pagi-pagi makan indomie sambil nonton Pirates of Silicon Valley untuk yang ke.. uhmm.. 9 kalinya? Santai-santai sebentar sambil tentu saja main, Chuzzle! Kebetulan orang-orang sekantor lagi tergila-gila Chuzzle. Chuzzle ini tipikal game-game ringan tapi kalau udah main ngga bisa berhenti ala Zuma/Luxor, Tetris atau Puzzle Bubble.Kalau di film Pirates of Silicon Valley ada narasi Steve Ballmer: “Bill is a very good poker player and very crazy about it. Got a spare times? Play poker! The World would ended tomorrow? Play poker!”

Narasi versi gue saat ini: “People at my office are crazy about chuzzle. Had a presentation in the next two hours? Play chuzzle! The software deployment deadline is tomorrow? Play chuzzle!” Payahnya, nilai chuzzle gue se-divisi IT paling kecil.. argh!

Dan mobi2pic udah sebulan ini tewas, harus cari penggantinya nih supaya photo moblog gue bisa jalan lagi. Pinginnya sih ngoprek manual ke engine wordpressnya seperti dulu, tapi kayaknya udah ngga punya waktu luang. Any idea?

Dungeons and Dragons

“I’ve got a Dungeon Master’s Guide, I’ve got a 12-sided die…” ( Weezer – In The Garage )

Bahkan Rivers Cuomo juga maen Dungeons and Dragons! Belakangan ini gue lagi cukup aktif main (baca: diracunin) Dungeons and Dragons yang berbasis web-board, cukup santai.. nggak menghabiskan banyak waktu (cek sehari sekali, baca-baca, roll dadu dan ketik cerita sekitar 15 menit, cocok buat gue yang lagi ngga bisa nongkrongin game lama-lama) tapi fun. Bagi pecinta RPG (Role Playing Game), mungkin game RPG sekarang hawa role-playnya semakin ngga kerasa, yang diimprove habis-habisan cuma tampilan dan efek, kalaupun storyline dan gameplaynya istimewa.. tetep aja banyak bagian dari karakter kita yang linear. Maka dari itu kayaknya roleplay klasik seperti Dungeons and Dragons (DnD) bisa jadi pelarian yang menarik, terlebih lagi jika dimainkan secara online (via web-board/forum atau mailing list) rame-rame.

DnD yang pertama kali dirilis tahun 1974 ini bisa dikatakan adalah ‘rules’ atau aturan-aturan untuk bermain roleplay. Dulu dimainkan lewat pos atau pensil+kertas+dadu, sekarang sudah lebih keren.. online. Kunci utama permainan ada di seorang gamemaster atau Dungeon Master (DM), dia menyusun cerita, membuat narasi, mengawasi para pemain (kalkulasi langkah yg diambil, skill, cast magis, kesuksesan keputusan yg diambil dsb.) berdasarkan beberapa buku panduan dan rolling dadu yang dilakukan para pemain. Di sini pemain tidak sekedar bermain, tapi dituntut juga berkreativitas dan berdaya khayal tinggi dan harus mampu menulis/bercerita dengan baik. Untuk awal masing-masing pemain memilih races (elf, human dll.), classes (ranger, cleric, wizard dll.), statistik (dexterity, charisma dll.), alignment (evil, good dll.) dan berbagai statistik dan properti awal karakter masing-masing. Setelah itu barulah masing-masing berpetualang, berperan sesuai dengan desain karakternya masing-masing di bawah bimbingan dan pengawasan DM yang memberikan misi, outline cerita dan tentu saja musuh-musuh / monster dengan ending yang sama sekali tidak linear. Mau mengeluarkan spell atau mengeluarkan jurus pedang? Baca dulu manualnya baik-baik, kocok dadu, lalu laporkan ke DM untuk kalkulasinya. Untuk lebih detail bisa dilihat di Wikipedia’s DnD dan untuk download manual-manualnya bisa di dndresources.com , dan bila butuh dadu online bisa menggunakan Irony Dice . Dan bila sudah tamat, kumpulan narasi masing-masing pemain dan narasi DM bisa dikompilasi menjadi suatu cerita, ala Lord of The Ring.