Music Player & Scrobbler di Console

Bekerja dengan komputer yang memiliki processor dan RAM yang terbatas seperti EeePC kadang membuat saya lebih perhitungan. Walaupun sudah menggunakan sistem operasi yang cukup ringan seperti Xubuntu Linux, saat banyak aplikasi dijalankan terjadilah kasus fakir resource. Salah satu aplikasi yang biasanya terpaksa dimatikan adalah pemutar musik, padahal hambar rasanya kalau bekerja tanpa iringan musik. Akhirnya salah satu solusinya yah kembali ke laptop console/terminal yang relatif lebih hemat.

Continue reading “Music Player & Scrobbler di Console”

Advertisements

Koneksi 3G di EeePC

blogBeberapa hari sebelum launching EeePC kebetulan sempat ngoprek bareng Belutz dengan memanfaatkan beberapa hardware yang dipinjamkan oleh Masterdata/Majalah Biskom (thanks to Pak Hoky atas supportnya ke komunitas opensource) dan Grapari Telkomsel Bandung berupa beberapa Asus EeePC 4G dan modem Huawei E220.

Kesimpulannya koneksi mobile internet 3G cukup mudah digunakan di EeePC berbasis sistem operasi opensource (default sistem operasi EeePC adalah Xandros Linux). Jadi tidak perlu khawatir untuk berinternet menggunakan sistem operasi linux walaupun para provider telekomunikasi lokal belum ada yang resmi menyatakan mensupport koneksi internet mereka di linux. Continue reading “Koneksi 3G di EeePC”

EeePC 101

Kategori baru di blog ini (Chicken EeePC). The chicken just found itself riding another IT waves just like FOSS, Ubuntu Linux and Ruby on Rails. Seperti biasa, sekedar engineering journal pencatat oprekan-oprekan sebagai catatan pengingat dan semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan pengalaman sejenis. Diawali dengan EeePC 101 (one ‘o one). Continue reading “EeePC 101”

Chickenstrip 69: EeePC Launching

blog
Tadinya weekend ini harus ke Cirebon, tapi hari sabtu menyempatkan dadakan ke Jakarta dulu tepatnya di Mall Kelapa Gading untuk menghadiri launching ASUS EeePC (kebetulan postingan kemarin memperoleh hadiah sebagai 5 blog favorit). Antriannya panjang banget, stok padahal cuma 300. Sempat kepikiran mau ikutan ngantri bareng peserta lomba blog lain (Rama & Kang Oon), tapi hari itu konon cuma dijual EeePC hitam sementara saya ngecengin yang putih.

Setelah sempat bermain-main sebentar dengan display/sample EeePC, untuk target pasar general (mengabaikan aspek spesifik) si EeePC ini sepertinya agak lebih unggul dari Intel Classmate atau OLPC (IMHO). Setelah oprak-oprek si bandros Xandros sebentar, agak kurang puas… sepertinya mending install Ubuntu Linux aja. Sayangnya ketika acara launching porsi sistem operasi Linux ini tidak ikut dibahas sedangkan Microsoft menyempatkan scam mengulas pemanfaatan produknya di EeePC ini (terutamanya sih soal Windows Live… but we’d prefer Google + Web 2.0 lainnya aja pak 😛 ). Dan dapat info juga dari Mr. Wu (Marketing Director ASUS Asia Tenggara) kalau pelafalan EeePC yang benar bukan triple-e-pc atau e-e-e-pc tapi ee-pc (iiiyh-pc seperti pada iih gemes 😛 , agak berintonasi).

Event ini juga jadi kopdar dadakan dengan Mas Priyadi, Rama, Kang Oon, Belutz, Pak Hoky dan tentu saja Alfi sang pemenang EeePC gratis (ramah dan kocak seperti postingannya soal si Epi).