Chickenstrip 183: Pesta Blogger 2010

cc0183
Seribu tigaratus-an peserta… bahkan dengan bantuan realtime microblogging seperti Twitter sekalipun masih banyak sekali teman yang gagal/terlewat untuk saya temui di Pesta Blogger kemarin.
Continue reading “Chickenstrip 183: Pesta Blogger 2010”

Advertisements

Sunday Chickenstrip 003: Sony vs Sony

cs0003bw
Mengenai Sony Corp. versus domain blog Sony-ak.com, sepertinya cocok kalau kita mengutip perkataan Ndoro Kakung: “Sony Corp. berhak somasi, tapi jangan asal.

Note:
Seperti yang dibahas di Facebook Page Chcikenstrip minggu lalu, Chickenstrip berwarna dari Yahoo! Meme akan direpost di sini beberapa hari kemudian, dalam format hitam putih. Banyak yang bertanya via Twitter soal Chickenstrip WordPress, tidak perlu khawatir… Chickenstrip normal (hitam putih) yang di WordPress tetap ada kok 🙂

Selingan: Chicken’s Trip

Berhubung sedang ada kesibukan, sepertinya dekat-dekat ini belum bisa bikin comicstrip dulu. Sebagai selingan tadi pagi gue bongkar-bongkar direktori arsip dan nemu salah satu comicstrip Chickenstrip yang pernah gue buat untuk keperluan komersial. Chickenstrip yang satu ini dibuat untuk Maverick & AXIS untuk dijadikan kenang-kenangan di sebuah acara luring AXIS & komunitas blogger Palembang Wongkito. Yang menarik dan paling bikin gue semangat dari comicstrip yang satu ini adalah bisa tampil bareng ayam AXIS, si celengan ayam ungu yang muncul dimana-mana ituh (herannya versi kostum badutnya kok jadi warna putih ya?). Komiknya tidak spesifik mengandung jokes seperti Chickenstrip yang biasa, hanya sekedar membahas soal kehadiran AXIS di palembang dan menyapa para blogger Palembang. Just in case postingan ini agak berbau komersil, gue tag dengan keyword advertorial 😉

Chickenstrip 163: Co-Creation di Dunia Webcomic

cc0163
Menurut Hermawan Kartajaya, era New Wave Marketing adalah era di mana semua serba horizontal di mana kita bisa berkreasi bersama konsumen melalui praktek pengembangan produk Co-Creation yang dinamis, interaktif dan berdasarkan multi-sumber. Simak saja apa yang dilakukan oleh Nike, Lego dan Fiat di artikel-artikel New Wave Marketing di Kompas.com berikut ini: Berkreasi Bersama Pelanggan & Product is Co-Creation.

Terobosan di atas tidak hanya berlaku untuk produk retail, di dunia webcomic atau online comicstrip praktek Co-Creation ternyata bisa diterapkan. Salah satu perintisnya adalah comicstrip favorit idola saya: Dilbert.com, sebuah comicstrip tentang lingkungan kerja/kantor yang sangat populer karya Scott Adams. Seperti umumnya comicstrip lain, Dilbert menghadirkan panel-panel komik kocak yang diakhiri dengan panel klimaks yang berisi kalimat pamungkas pengocok perut yang umum disebut sebagai “punchline”. Seperti halnya 3 produsen di atas, dengan memanfaatkan teknologi web Dilbert menyajikan platform mashups yang mampu mengkombinasikan sajian content dari produsen (dalam hal ini adalah gambar karya si komikus) dengan content dari konsumen (dalam hal ini adalah punchline versi pembaca comicstrip). Para pengunjung dapat membuat punchline mereka sendiri di http://dilbert.com/mashups/punchline dan bisa melakukan banyak hal terhadap karya kolaborasi mereka dengan Scott Adams tersebut: voting punchline terlucu, saling berbagi dengan teman via embed code, email atau sharing link, atau sekedar disave menjadi koleksi pribadi.

Mungkin muncul kekhawatiran apakah Co-Creation ini merubah “karakter” Dilbert? Tidak juga, goal atau tujuan comicstrip Dilbert tetap terpenuhi dan konsisten: mengocok perut dengan memotret dunia kerja dalam bentuk comicstrip. Customize hanya bisa dilakukan di panel terakhir (punchline), panel-panel lainnya sejauh ini mampu berfungsi sebagai pengunci topik dan penjaga konsistensi karakter. Lagipula ada Term of Use yang berlaku tentunya.

Benar kata Hermawan: berkembangnya internet lewat teknologi Web 2.0 membuat proses horisontalisasi menjadi lebih cepat. Kalau Co-Creation di Nike, Lego dan Fiat menghadirkan produk-produk custom yang personal, emosional dan sesuai selera maka Co-Creation di Dilbert ini menghadirkan ribuan kelucuan-kelucuan baru. Tidak semua orang bisa menggambar atau mengangkat topik secara cerdas seperti Scott Adams, tapi banyak orang mungkin bisa menghadirkan punchline yang lebih satir, absurd dan kocak. Bahkan punchline yang lebih “gila” bukan mustahil memiliki efek Mouth-to-mouth yang lebih besar daripada comicstrip aslinya. Uniknya, siapapun pembuat punchlinenya… yang lucu tetaplah Dilbert. Tidak hanya menguatkan branding kelucuan Dilbert dan menghorizontalkan komikus dan pembaca, Co-Creation ini juga menjadi platform User Generated Content yang efektif. Saat comicstrip online lain bersusah payah memeras ide untuk hanya menghasilkan 1 comicstrip dalam 1 hari, Dilbert.com mampu menyajikan puluhan atau bahkan ratusan variasi comicstrip setiap hari.

Note: Artikel ini merupakan submission untuk Bloggers @ MarkPlus Conference 2010.


Lalu bagaimana dengan Chickenstrip? Hmm, sepertinya masih sebatas pemanfaatan Facebook, Twitter & Comment Blog untuk interaksi saja dulu yah ^_^. Tapi Chickenstrip juga masih menyimpan konsep OpenComic yang dulu sempat diikutsertakan dalam kontes ide Google. Ke depannya project OpenComic ini akan dilanjutkan ke tahap Co-Creation dengan menghadirkan tokoh comicstrip baru (masih berbentuk ayam tentunya) yang file “mentah”-nya bisa diunduh secara bebas sehingga orang bisa berkreasi dengan bebas membuat comicstrip… sekaligus memasyarakatkan penggunaan perangkat lunak opensource untuk olah gambar: Inkscape (file yang akan dirilis adalah format SVG). Tapi dengan catatan: kalau ada waktu 😛

SEVEN: Day #7

seven_day7
Akhirnya SEVEN kelar 😛 Thx buat yang udah bikin event ini (CAB), ternyata bikin graphic diary itu susah-susah seru ya?

Pesan layanan masyarakat: “Aplikasi grafis opensource seperti Inkscape & GIMP yang dijalankan di atas GNU/Linux juga bisa digunakan untuk membuat graphic diaries.” ^_^

Siap-siap kembali ke modus Chickenstrip normal, yaitu… posting ngga teratur wkwkwkwk.