Chickenstrip 121: Books


Berwarna dan ngebahas soal buku, soalnya ada beberapa urusan saya soal “buku” weekend ini (jadi bukan karena setelah membahas boobs lalu books😛 ):

  1. Buletin Urang November siap terbit, Chickenstrip sebagai kontributor tamu kali ini berniat menyumbang versi berwarna enam panel. Bagi yang menghadiri launching PasarKreasi.com di MU Cafe mungkin sudah pernah membaca buletin IT dari teman-teman Flexter-Batagor-KlubLinuxBandung ini. Kok nggak online saja? Ya, karena orang-orang masih butuh materi cetak ringan yang bisa mudah diperoleh, dibawa-bawa dan dibaca. Kontennya juga saya lihat bagus dan mencerahkan bagi orang awam… dan gratis tentunya, salut untuk tim redaksi.
  2. Buku Rails Way dari Amazon hadiah hasil Plurk Contest sudah datang. Walaupun ada ebooknya, kalau ada rezeki tetap lebih afdol (dan legal) beli versi cetaknya tentunya. Di depan komputer pun membacanya lebih enak, tidak cepat lelah dan ada kenikmatan tersendiri. Lagian sudah beberapa bulan ini bermodalkan screencast, PDF dan google belajar ulang Rails saya kok tidak maju-maju yah, semoga buku tebel bersampul merah ini bisa jadi penyemangat.
  3. Jeleknya saya kalau jalan sendirian ke toko buku biasanya kalap. Dan ketika hunting buku Reinventing Comic-nya Scott McCloud kemarin walhasil 5 buku lainnya diembat juga, hantaman yang cukup keras untuk gaji bulan ini:mrgreen:

Selamat membaca:mrgreen:

Perpustakaan Sketsa

Tergerak oleh seruan 3B-nya mas Ahmad Zeni (Beli! Beritakan! Berkomentar!) di mailing list pengajian komik, kemarin sambil mengantar si nyonya menjalankan ritual rutin ngeborong buku di Reading Light saya langsung aja beli sebuah buku kompilasi komik strip berjudul “Perpustakaan Sketsa”. B pertama untuk Beli sudah dieksekusi (bisa jadi ini resolusi untuk 2008, beli komik lokal minimal 1 setiap bulan), nah di blog ini saya coba jalankan 2 B sisanya (Beritakan & Berkomentar). Continue reading “Perpustakaan Sketsa”

In Search of the Eleventh Insight
Rating : * (1 bintang ayam)
Pengarang : James Redfield
Agak fast reading ngebacanya, soalnya minjem ke si apri dan kudu semalem selesai (mau dibawa ke jkt). Menurut gue novel ini isinya fiksi spiritual. Agak sedikit bingung, mungkin bakal lebih jelas kalau sebelumnya kita sudah membaca rangkaian buku Redfield sebelumnya soal “insight” yang lain (that’s why I put “The Celestine Prophecy” on my reading queue then). Konsep-konsep “kekuatan doa” (prayer power) masyarakat Shangri-La yang dihadirkan Redfield sebenarnya bagus, terutama bagian yang gue sukai soal sakit, kematian dan makanan olahan, sayangnya konsep-konsep kebangkitan spiritual apik tersebut jadi sedikit antiklimaks di bagian penutup yang terlalu penuh aksi futuristik ala startrek. Secara umum mungkin pesan yang ingin disampaikan adalah: “sebelum mengubah dunia, kita harus mengubah diri kita dahulu…”

Spycatcher

Rating : * * (2 bintang ayam)
Pengarang : Peter Wright
Buku yang ditulis oleh Peter Wright, seorang pejabat senior dinas intelijen Inggris MI5 (yang mengawali karirnya sebagai ilmuwan di sana, bisa dibilang ala “Q” yang ada di James Bond). Isinya mengungkap perjalanan karirnya dan penyelidikannya mengenai penyusup / mata-mata Rusia yang ada di dalam tubuh MI5 sendiri, bahkan diantaranya ada Sir Roger Hollis.. direktur jenderal MI5 saat itu. Awal-awal buku menurut gue asyik, menceritakan sejarah dan perkembangan dunia kontra spionase dari jaman perang dunia hingga akhir 50-an, kisah nyata dari agen senior MI5 sedikit banyak membuat film-film spionase menjadi agak logis di mata gue😛 Sayang tensenya menurut gue menurun drastis di akhir buku, penyelidikan dan pengungkapan apakah Sir Roger Hollis adalah agen Rusia agak kurang menggigit, argumen Peter Wright menurut gue kurang kuat.. no wonder hingga kematiannya di tahun 1973 Hollis hanya sebatas di interview tanpa ada proses hukum lebih lanjut.

Leo The Africanus

Rating : * * * * * (5 bintang ayam)
Pengarang : Amin Maalouf
Di buku bergenre historik novel ini Amin Maalouf menyajikan petualangan yang didasari kisah nyata Hasan Al-Wazzan, seorang penjelajah, penulis dan duta politik yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Leo Africanus. Lahir di Granada, berpetualang di seputar Afrika Utara dan jazirah Arab, sepanjang hidupnya Hasan menjadi saksi banyak peristiwa besar bersejarah. Kejatuhan Granada (yang mengakhiri berakhirnya dinasti muslim di Iberia/Spanyol), kejatuhan dinasti Mamluk di Kairo ke tangan kekaisaran Ottoman, menjadi utusan bajak laut Barbarossa dan menghadap sultan Salim di Konstantinopel, dan terakhir menjadi orang kepercayaan dua Paus dan menjadi saksi penyerbuan pasukan Duke of Borboun atas Roma. Sarat sejarah namun diramu dalam bahasa petualangan yang luwes dan begitu pribadi. Note : Can’t hardly wait for terjemahan buku Maalouf yang lain, seperti Samarkand atau judul-judul soal perang salib.

Monster

Monster, tome 1
Rating : * * * * * (5 bintang ayam)
Pengarang : Urasawa Naoki
Top abiss! Beda dengan komik jepang lain, psycho-thriller manga yg satu ini karakter2 dan settingnya dalem banget (hasil riset Naoki tentang eropa yg sudah dimulai sejak bikin komik Master Keaton), artworknya rapi, ekspresif dan detail banget. Storytellingnya “chilly” (kalau bner2 menghayati kadang2 bisa bikin merinding), emosi dan ketegangan antara dr. Tenma – Johan Liebert ngga kalah dengan Clarice – Hannibal Lecter nya Silence of The Lambs (triloginya Thomas Harris), bahkan sidestory para tokoh penghiasnya aja dalem. Salah satu komik jepang yang menurut gue versi sampul Indonesianya lebih bagus dari sampul aslinya.
“Once upon a time, there lived a nameless monster.
He was dying to have a name.
So, he made up his mind to set out on a journey to look for a name.”
– dari buku anak2 karya pengarang Ceko, Emil Scherbe

The Alchemist

A Fable About Following Your Dream
Rating : * * * * * (5 bintang ayam)
Pengarang : Paulo Coelho
Pesan dari fabel apik ini adalah “following your dream/heart..”. Selain pesan-pesan di dalamnya, gaya bercerita dan penokohan (terutama settingnya) menarik, bocah penggembala dari andalusia bertualang mencari harta yang hadir di dalam mimpinya, melintasi padang pasir menuju piramid, berinteraksi dengan masyarakat muslim, bertemu seorang inggris, raja, ahli kimia dll. dan semua itu diceritakan dengan simple. Kutipan yang menarik di bagian ketika Santiago berbincang-bincang di malam padang pasir bersama si ahli kimia:
“My Heart Is Afraid that it will have to suffer,” the boy told the alchemist one night as they looked up at the moonless sky.
“Tell your heart that the fear of suffering is worse than the suffering itself. And that no heart has ever suffered when it goes in search of its dreams.”

Selain itu kutipan favorit gue soal “sukses.. tapi bukan dengan jalan/mimpi lo? ga afdol!” :
“I have already found my treasure. I have a camel. I have my money from the crystal shop, and I have fifty gold pieces. In my own country. I would be a rich man.” “But none of that is from the Pyramids”, said the alchemist. “I also have Fatima. She is a treasure greater than anything else I have won.” “She wasn’t found at the Pyramids, either.”
Ada lagi soal keberadaan seseorang di dunia:
The alchemist said, “No matter what he does, every person on earth plays a central role in the history of the world. And normally he doesn’t know it.”
Di pembukaan buku juga ada sub-cerita yang dibaca oleh si ahli kimia, soal legenda Narcisius.. tapi dari sudut pandang lain yang tidak disangka:
The lake was silent for some time. Finally, it said: “I weep for Narcissus, but I never noticed that Narcissus was beautiful. I weep because, each time he knelt beside my banks, I could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected.”