EeePC 101

Kategori baru di blog ini (Chicken EeePC). The chicken just found itself riding another IT waves just like FOSS, Ubuntu Linux and Ruby on Rails. Seperti biasa, sekedar engineering journal pencatat oprekan-oprekan sebagai catatan pengingat dan semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan pengalaman sejenis. Diawali dengan EeePC 101 (one ‘o one).

Referensi Online
ASUS EeePC, situs resmi dari ASUS.
Wiki EeeUser, situs terlengkap soal EeePC dalam bentuk wiki. Pengetahuan dasar? Permasalahan umum? Kustomisasi? Hardware? Instalasi sistem operasi lain? Semuanya dibahas lengkap dari dan untuk pengguna EeePC. Situs yang wajib dikunjungi bagi para pengguna EeePC.
EeePC Wiki, wiki lainnya yang lengkap juga
EeePC-id, mailing list pengguna EeePC Indonesia.
Ubuntu-eee, wiki untuk pengguna EeePC Ubuntu.

Ih Murah, Saya Mau!
Menurut saya sebaiknya lihat fungsionalitas dan kegunaannya dulu sebelum membeli. Baca baik-baik spesifikasi teknisnya dan tujuan/target penggunanya. Bukan sekali dua kali di dalam antrian saya mendengar kalimat-kalimat: “Loh kapasitas penyimpanannya cuma 4GB?” “Bisa buat maen game terbaru ngga?” “Yahhh, ngga ada DVD ROMnya ih.” “Windownya beli lagi?” “loh kok Linux?” “Ah harga ngga bohong, fiturnya gitu-gitu aja.” Saat anda berniat membeli EeePC ini hendaknya berpikir tentang beberapa keyword ini: penggunaan harian, kecil/ringkas, mudah dibawa dan aman goncangan, operasional sehari-hari, bekerja di mana saja, aplikasi yang dibutuhkan ada, mudah digunakan, pendidikan, minimalis, linux dan opensource.

Mendapatkan EeePC di Indonesia
Untuk mendapatkan EeePC dengan harga normal di awal2 tahun 2008 ini? Ngantri! Sejauh ini bisa diperoleh melalui event launching di kota-kota besar yang rilis itemnya masih terbatas. Di Mal Kelapa Gading Jakarta (Grand Launching) saya sempat nyaris ngantri sambil mengambil hadiah lomba blognya tapi hanya ada warna hitam, batal. Di Bandung, kebetulan diminta bantuan ngoprek sample EeePC untuk koneksi Telkomsel Flash 3G di Linux (KLuB dan IGOSCenter kebetulan mengisi acara juga). Begitu hadir ternyata di Bandung selain stoknya lebih banyak, pilihan warna lebih beragam. Ke depannya mungkin ada event lagi atau mulai dijual di toko-toko.

Antrian EeePC di BeMall Bandung

Penggunaan
Singkatnya sih coba explore sendiri saja. Sistem operasinya secara default terinstall Xandros Linux (berdesktop IceWM dan/atau KDE) yang sudah dikustomisasi khusus dengan interface ala menu handphone, mudah dan intuitif dengan aplikasi-aplikasi opensource untuk sehari-hari yang cukup lengkap tentunya. Untuk jenis tampilan ada dua macam:

  • Easy Mode
    Tampilan default, yang seperti menu handphone bericon-icon gede dengan menu tab di atas. Window managernya adalah IceWM yang ringan.
  • Advanced Mode (Full Desktop)
    Berwindow manager KDE yang lebih komplit dengan launcher dan menu ala Microsoft Windows.

Selevel Lebih Mahir dengan Terminal
Untuk jurus-jurus tambahan kadang diperlukan akses melalui terminal/console/prompt, yayaya kita mulai bermain dengan command line Linux… tapi tidak menyeramkan kok, sumpah! Cranya tekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+T. Di kotak hitam dengan cursor berkedip itu kita akan mengetikan berbagai perintah. Contoh simple: ketikan

/home/user> xclock

Lalu tekan enter untuk menjalankan aplikasi jam analog.

Yang bakal sering dipakai? Hmm, editor teks untuk mengoprek dengan hak akses penuh (sudo) tentunya. Misalnya:

/home/user> sudo kwrite fileyangmaudiedit.txt

Lebih Jauh dengan Easy Mode
Walaupun ringan dan sederhana, si IceWM ini masih bisa dikustomisasi.
Menampilkan start menu:

/home/user> mkdir ~/.icewm
/home/user> cp /etc/X11/icewm/preferences ~/.icewm
/home/user> kwrite ~/.icewm/preferences

Edit bagian TaskBarShowStartMenu=0 menjadi TaskBarShowStartMenu=1 lalu save (Ctrl+S) dan restartlah si IceWM (Ctrl+Alt+Backspace). Voila! Dengan sedikit setting warna ke biru (menu Setting > Personalization) kini desktop kita berubah menjadi:

Menginstall Aplikasi Tambahan
Karena turuan distro Linux Debian, Xandros juga memanfaatkan sistem penginstallan aplikasi melalui repositori online. Untuk melakukan ini sistem Xandros kita harus menunjuk ke suatu repositori online yang ditulis di file /etc/apt/sources.list. Secara default ASUS menyediakan repositori khusus EeePC. Semua aplikasinya dijamin jalan dan sudah diatur demikian rupa agar tampilan dan behaviournya cocok dengan EeePC sih… tapi kita butuh aplikasi lain! Nah kalau butuh banget aplikasi dan cukup nekat, kita arahkan saja langsung ke beberapa repositori lain. Repositori Xandros aslinya misalnya.

/home/user> sudo kwrite /etc/apt/sources.list

Lalu tambahkan daftar repositori:

deb http://update.eeepc.asus.com/p701/ p701 main
deb http://update.eeepc.asus.com/p701/en/ p701 main
deb http://xnv4.xandros.com/xs2.0/upkg-srv2 etch main contrib non-free
deb http://dccamirror.xandros.com/dccri/ dccri-3.0 main
deb http://www.geekconnection.org/ xandros4 main
deb http://download.tuxfamily.org/eeepcrepos/ p701 main etch

Setelah itu jalankan program synaptic dari terminal lalu pilih tombol Reload:

/home/user> sudo synaptic


Selanjutnya untuk menambahkan suatu aplikasi, search menggunakan Synaptic di atas, klik checkbox yang ada di sebelah kiri aplikasi yang akan kita install lalu pilik “Mark for Installation” setelah itu klik tombol Apply. Contohnya bisa dilihat di bawah.

Advanced Mode, Ini Baru Linux Desktop
Setelah menyiapkan repositori di atas, selain menginstall aplikasi kita juga bisa merubah GUI kita dari easy mode ke advanced mode yaitu tampilan desktop KDE normal yang biasa digunakan di Linux Desktop pada umumnya. Ya, tentu saja ini sedikit memakan lebih banyak memori… tapi experience desktop sesungguhnya bisa lebih terasa dan akses shortcut aplikasi semakin mudah.
Dari terminal jalankan lagi Synaptic lalu carilah/search paket dengan keyword “advance desktop”. Kita akan menemukan paket advanced-desktop-eeepc, set “Mark for Installation” lalu klik tombol Apply.

Atau bisa juga dengan cara manual di console:

/home/user> sudo apt-get install advanced-desktop-eeepc

Setelah terinstall, setiap kita menekan tombol shutdown akan muncul pilihan baru (selain Restart dan Shutdown) untuk berpindah ke Advanced Mode atau Full Desktop. Untuk kebalikannya (berpindah ke Easy Mode) akan ada menu Switch to Easy Mode di Start Menu.

Berikut ini adalah tampilan dari Advanced Mode / Full Desktop:

Tidak ada lagi tampilan menu ala handphone

18 thoughts on “EeePC 101

  1. EEPC? Xandros? 4giga? Nope, itu bukan untuk laki-laki sejati.
    *ngibarin bendera slekwer, opensuse, dan seiprit BlankOn*

    penggunaan harian? kecil/ringkas? mudah dibawa dan aman goncangan? operasional sehari-hari? bekerja di mana saja? Nope, itu tergantung dari besar tubuh.
    *nunggu yang 2 juta nyampek NTB*

  2. eeepc bisa dipakein distro SimplyMEPIS ato puppy ngga ya?
    eepc ngga ada swap nya ya?
    kalo misalnya ada dua instalasi distro linux berbeda dalam satu hd, bisa pake swap yang sama?
    *lho malah oot nanya linux secara umum*:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s