Chickenstrip 35: Penggiat Open Source Lebih Banyak Omong Daripada Kerja


Judul artikelnya heboh (emang asli begitu apa kompor doang ini teh?). Tapi sebenarnya sindiran “…lebih banyak diskusinya ketimbang ngerjainnya” merupakan kritikan positif yang membangun, tapi beberapa misinformasi di artikel lanjutannya agak bikin garuk-garuk kepala. Padahal lagi optimis nih ngeliat beberapa kru Depkominfo yang saya kenal fight dengan gigih di lapangan soal software legal dan opensource, eh menterinya kok.. (kasih kesempatan.. kasih kesempatan.. ).

Tapi bener juga sih, ini ajah ngomdo! (ngomong ngomik doang).
“Hey ayam, coba situ kembali koding lanjutin aplikasi opensourcemuh yang SVN nya udah lumutan, kontribusi lagi di komunitas, edukasi dan sharing knowledge!”
“Tapi boss.. deadline makin banyak. Dapur (hah? dapur siapa inih?) kudu ngebul. Sementara kudu cuti dulu dari komunitas…”
“Ah dasar omdo™!”
“Ah si boss, ngomongnya sok kaya menteri aja omdo omdo :P”

Ngomong-ngomong soal contoh yang ngga sekedar omdo, selamat untuk para pemenang Ristek – Telkom Opensource Award 2007, selamat bekerja untuk para aktivis komunitas opensource yang akan turut serta di pameran RITECH, semoga sukses untuk tim IGOS codecamp yang bakal terjun ke pesantren di Garut bulan ini, dan untuk para aktivis di kegiatan dan project-project opensource lainnya..

One thought on “Chickenstrip 35: Penggiat Open Source Lebih Banyak Omong Daripada Kerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s