You are currently browsing the category archive for the 'Chicken Web' category.
Tadi malam pertemuan rutin BHTV bulan ini diadakan seperti biasa di IZI Jl. Ambon. Dibuka oleh mas Amal, salah satu topik yang menarik adalah presentasi Mas Boy Avianto mengenai TED, topik yang belakangan memang sedang dibahas di mailing list Teknologia. TED (Technology Entertainment Design) adalah konfrensi rutin yang diadakan di Monterey California, yang misi utamanya adalah berbagi ide dan menyebarkan ide. Berbagai macam tokoh dan pemikir mempresentasikan ide dan konsep mereka mengenai berbagai topik (science, arts, politics, global issues, architecture, music dll.) selama 18 menit. Video-video presentasi tersebut kemudian dirilis dengan lisensi Creative Commons dan bisa didownload secara gratis dari situs TED. Read the rest of this entry »
Entah kenapa tiba-tiba belakangan ini gue tertarik sekali dengan foto-foto random yang muncul di beberapa sub-portal Yahoo seperti mail.yahoo.com, photos.yahoo.com, 360.yahoo.com, groups.yahoo.com dll. Padahal ratusan clicking dan browsing sebelumnya gue cuek-cuek aja, sampai suatu ketika temen di kantor berkomentar bahwa dia suka sekali dengan foto-foto humanis yang ada di layout Yahoo sekarang ini. Alam pemikiran desain-mendesain gue jadi jalan lagi (setelah belakangan ini say bye-bye to webdesign), warna-warna simple cenderung pastel, dicombine dengan round corner yang soft plus foto-foto “humanis” tersebut mengingatkan gue kalau di desain gue (media apapun) belakangan ini kurang ada sentuhan manusiawinya. Read the rest of this entry »
Sudahkah anda melakukan pendaftaran ulang domain .ID anda? Kalau saya sih belum… dan masih malas… dan masih santai… dan masih bingung… dan dan dan…
Ternyata www.blogsome.com praktis juga yah (ya ya, diki semakin identik dengan basbang kekekeke), cocok buat wordpress lover yang butuh bloghosting. Karena sesuai dengan selera gue dan instan, tadi dengan sangat sedikit klak-klik selesailah blog buat ipey suripey, my best friend, rekan kerja, atasan, partner in crime dsb. yang akan melangsungkan pernikahannya dengan rika tanggal 18 september ini. Buat barudak stttelkom, barudak insight, barudak juvanet, nexia player atau barudak chatting lainnya.. be there
Basbang sih, tapi kemaren gue nemu all in one installer yang enak yaitu XAMPP. Kelamaan pake LAMP (Linux Apache MySQL PHP) dengan instalasi manual baik di Fedora atau Debian, pas lagi kudu nginstall WAMP di laptop Windows dan ibook Apple untuk keperluan presentasi gue rada ngerasa kurang puas dengan PHPTriad, FoxServ atau AppServ. Selain udah lama ngga ada update, kadang servicenya ngga nyala, terutama MySQLnya.. sering ngadat. Padahal waktu dulu gue jadi pengguna setia PHPTriad lancar-lancar aja, sekarang malah kadang pake ada acara session PHP gue bermasalah segala. Si XAMPP ini selain nyediain paket untuk Windows dan MacOS (Linux dan Solaris juga ada), packagingnya juga bagus baik dari tampilan, kemudahan maupun kelengkapan (Apache, MySQL, PHP+ PEAR, Perl, mod_php, mod_perl, mod_ssl, OpenSSL, phpMyAdmin, Webalizer, Mercury Mail Transport System, JpGraph, FileZilla FTP Server, mcrypt, eAccelerator, SQLite, and WEB-DAV + mod_auth_mysql ). Versi downloadnya juga bisa milih, mau yang komplit atau seperlunya. Thanks buat Kai Seidler dan tim Apache Friends untuk tools yang menyenangkan ini.
Pagi tadi nginstall Japanese text support di WinXP komputer kantor, supaya bisa baca dan ngetik huruf Jepang. Jadi keingetan dulu janji ngajarin instalasi ini ke si puch. So, akhirnya sekalian dibikin tutorial sederhana.
1. Pengenalan masalah: Browser kita ngga bisa baca web yang ditulis dengan karakter Jepang. Contohnya di sini adalah www.google.co.jp
2. Masuk ke Control Panel WinXP, pilihlah icon “Regional and Language Option”.
3. Pada tab “Languages” pilihlah checkbox “Install files for East Asian Languages”. Nanti akan muncul window pemberitahuan (bahwa butuh 230MB untuk instalasi tulisan-tulisan keriting inih). Klik OK lalu Apply. Kita akan diminta memasukan CD Installer Windows XP. Files-files yang dibutuhkan akan dicopy lalu kita diminta merestart komputer.
4. Setelah restart Windows kita sudah bisa menampilkan huruf Jepang, Cina dan Korea.
Tahap berikutnya yaitu menyetting Windows XP agar bisa menginput huruf atau karakter Jepang:
1. Sama seperti sebelumnya, akses Control Panel lalu klik icon “Regional and Language Option”. 2. Pada tab “Languages” pilih bagian “Text services and input languages” lalu klik tombol “Details”.

3. Pada tab “Settings” klik tombol “Add”, pilih input language “Japan”, klik OK.
4. Kini di taskbar windows kita akn muncul tambahan language bar untuk English (EN) atau Jepang (JP). 5. Sistem kita telah siap untuk melakukan inputr dengan huruf Jepang.
Lalu bagaimana cara penggunaannya? 1. Pada saat beroperasi di bidang teks (mengetik MS Word atau pada contoh ini kita sedang mengetik di inputan form google) pinda ke mode penulisan huruf Jepang dengan cara mengklik icon EN menjadi JP atau cara cepatnya dengan menggunakan Alt+Shift.
2. Tapi mengetik huruf Jepang sendiri terdiri dari banyak jenis. Untuk pengaturan lebih detail, kita maksimalkan language bar dengan memilih option “Show The Language Bar”.
3. Di bar atas window aplikasi kita akan muncul option detail dan selanjutnya kita bebas mengatur akan mengetik Romanji biasa, Hiragana, Katakana ataupun Kanji.
4. Untuk penulisan Kanji, ketik karakter2 (Hiragana) awalnya lalu akhiri dengan mengetikan spasi dan nanti akan dirubah ke bentuk kata/Kanji yang dianggap paling sesuai. Untuk memilih pilihan format kata yang lain tekan panah bawah ketika huruf kanjinya masih ter-highlight. 5. Selamat mengetik huruf Jepang, dan jangan lupa dokumen web anda (halaman HTML / blog dll.) harus disave as atau memuat informasi bahwa dokumen tersebut butuh support encoding minimal unicode / UTF-8. Untuk non Windows XP, download terlebih dahulu Microsoft Global IME di sini. Untuk Linux dan MacOSX bisa langsung diset di saat instalasi atau settingan lainnya.
Progress Imagine Cup 2005 ternyata sudah sampai seleksi juara tingkat nasional. Congrats dan selamat buat tim Imagine Cup STTTelkom dengan aplikasi Embrace-nya. Nice name, nice concept and nice idea, cocok dengan tema tahun ini yang “Dissolve the boundaries between us”. Tahun lalu gue dan bapak yang satu ini sempet kepikiran pingin ikutan, brainstormingnya akhirnya mentok di jenis aplikasi apa yang cocok dengan tema… plus problem batasan platform pengembangannya yang kudu Microsoft based tentunya ;P
Menurut gue bagian tersulit adalah menentukan aplikasi apa yang cocok dengan tema, so gue bukan support tim Indo tahun ini cuma karena satu almamater, tapi karena idenya apik, apalagi sekarang lagi getol-getolnya kan donasi kemanusiaan sehubungan dengan bencana alam. Seperti yang disebutkan di repotase ilmukomputer.com: Embrace… Sebuah aplikasi mobile web services yang memungkinkan donatur melihat secara langsung wajah sumringah penerima donasi mereka melalui perangkat mobile.
Selamat berlaga di final Yokohama aja deh, ganbatte ne…
Sleeping with the enemy… hosting with the enemy sih tepatnya, seperti kata Don Vito Corleone di film Godfather: “Keep your friends close, but keep your enemies closer. “ (Ungkapan yang juga muncul di episode The Simpsons, dimana Bart ngeracik minuman buat gangster Springfield.) Tapi di sini bukan musuh dalam arti sebenarnya, cuma sekedar pilihan nama subdomain iseng (yang mengundang bacokan golok dari pemilik domain utamanya wekekeke), memperkenalkan: http://musuhnya.diki.or.id
Waktu poetra nanya “Enaknya pake subdomain apa ya?”, seharusnya gue kasih dia buku saku 1001 Nama Islami untuk Subdomain Anda (uhmm or is it …untuk bayi anda… yah?), bukannya malah bilang “Terserah.” Eheiuheiuheiue… Tapi apalah arti sebuah nama (subdomain), yang penting mah isi blognya… dalem bo, tulisan si putra tea. Hmm poetra, poetry, poultry … it rhymes! Welcome to the world of (chicken) poultry my friend
Setelah vakum di tahun 2004, tahun ini Bubu menyelenggarakan lagi Bubu Awards 2005. Salut buat Bubu yang konsisten ngadain event buat para webdesigner seperti ini sejak 2001. Selain tema baru yang lebih fokus tahun ini (tentang pariwisata Indonesia, sedangkan tahun lalu agak ribet sub-categorynya… gue sendiri akhirnya milih sub-category atlit wanita, dengan rok tennis Wynne Prakusya yang menambah semangat desain tentunya ), ada yang baru di tahun ini yaitu kategori Blog, wohoo menarik bukan? Keterangan lebih lanjut bisa dilihat di web Bubu Awards di atas. Hmm, ikut.. ngga.. ikut.. ngga.. ikut.. gimana ntar deh, sistem kepepet kebut semalem lagi paling kayak tahun 2003. Pendaftarannya todong-todong ATM BCA-nya si dea malem-malem buat transfer pendaftaran hehehehe, penggarapan dan submissionnya pas H deadline upload 3 , itu juga untung diingetin temen pas sibuk hunt di Ragnarok Online. Gue nggak pernah beres dengan yang namanya tenggat waktu - .
Grass Template is a WordPress layout template with three columns style. It was designed on July 2004 when I get bored with 2 columns style. The latest version is 1.5, converted from 1.2 version (which is designed for WordPress 1.2 Mingus) and compatible with WordPress 1.5 Strayhorn’s theme standard. Build with valid CSS Tableless layouting and XHTML strict. Just feel free to download, use, adapt or even modify this template. This template still needs a lot of improvement, so.. any comments and suggestions are very welcome.Update: Since WordPress 2.0 this template project is closed, since I’m not a WordPress user anymore. Currently playing with other toy and platform… sorry.
[ Download ] - Grass Template 1.2 (14/10/2004) - Grass Template 1.5 (24/03/2005) - Grass Template PSD
[ How to Install ]
Grass Template 1.2 : 1. Install WordPress 1.2 Mingus. 2. Download the Grass Template 1.2 package from download section. 3. Extract index.php and wp-layout.css to your WordPress directory. 4. Extract all additional images to /wp-images/grass. 5. Now your blog turns green! _^
Grass Template 1.5 : 1. Install WordPress 1.5 Strayhorn. 2. Download the Grass Template 1.5 package from download section. 3. Extract /grass to your /wp-content/themes directory.. 4. Activate Grass Template trough themes menu on your admin panel. 5. Now your blog turns green! ^_
[ Green People ] Are you a grass template user? Leave message with your blog’s name and it’s URL, I’ll add yours among these green people: El-Faradis, Orenji Blog, Dipatok Ayam, flasurfers …
If you have problems with WordPress 1.2 to 1.5 conversion (regarding it’s files, themes or databases), you can read it’s official information: WordPress Codex Wiki
Kasihan juga ngeliat weblog buluk ini ngga diurus-urus, akhirnya iseng-iseng upgrade sedikit dari WordPress 1.2 (Mingus) ke WordPress 1.5 (Strayhorn). Walaupun belum sempet bongkar-bongkar codingnya, perubahan WordPress 1.2 ke 1.5 cukup signifikan dan lebih rapih terutama file-file dan struktur themesnya. Struktur database MySQL 1.5 agak berubah dibanding 1.2, lebih rapih, jadi supaya tetap bisa memanfaatkan arsip blog yang menggunakan database lama harus melalui proses upgrade (ngga bisa sekedar ganti file-file WordPressnya). Caranya standar aja sih, manfaatkan file upgrade.php di direktori /wp-admin. Untuk keterangan lebih lengkap soal upgrade ini cek di WordPress Codex Wiki
Beberapa hari ini mungkin banyak link yang amburadul (contohnya: comment _), sekalian sedang upgrade juga template public buatan gue Grass Template ke format themes WordPress 1.5. Under construction abis pokoknya…
Sebuah himbauan aksi keprihatinan dari Mas Priyadi mengenai bisnis skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet Marketing yang belakangan santer dimana-mana, dan sempet membuat gue membuang beberapa kalori untuk menggerakan jari saat harus menghapus banyak email spam tawaran keanggotaan bisnis beliau-beliau itu.
Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran…
Pernyataan selengkapnya bisa di lihat di MORE (klik) atau di weblog mas Priyadi dan weblogger Indonesia lain. Bagi rekan-rekan penulis blog yang ingin menyebarkan pernyataan sikap ini dapat menyalin seluruh isi tulisan ini pada blog masing-masing.
“Tra, jauhkan dirimu dari kaki-kaki, downline dan piramid…” (Elektra’s quote from Supernova 3: Petir by Dee)
“There is no shortcut Konohamaru.. it’s about hardwork..” (Uzumaki Naruto and Konohamaru’s dialogue from Naruto’s Anime)
Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran.
Setelah melakukan penyelidikan, kami berkesimpulan bahwa bisnis ini hanyalah sebuah praktik skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet Marketing. Hal ini jelas terlihat dari apa yang harus dilakukan oleh setiap anggota Elite Team, yaitu merekrut empat anggota baru. Skema piramida sejatinya merupakan penghisapan oleh segelintir individu terhadap banyak orang. Menurut kami, Internet tidak perlu dikotori dengan pemasaran dari bisnis tidak jelas seperti itu. Silakan melakukan pemasaran via Internet sejauh masih dalam batas-batas kewajaran dan bisnisnya adalah bisnis yang baik dan jelas.
Lebih jauh lagi, kami melihat bahwa Elite Team menawarkan janji yang menyesatkan, yaitu menyatakan bahwa tujuan Elite Team adalah agar semua anggota Elite Team memperoleh penghasilan $6.688 per bulan, dan bahwa ini adalah tujuan yang realistis. Tetapi realitanya adalah: seandainya semua anggota Elite Team bekerja keras dan teguh pada regimen Elite Team, hanya 1 dari 341 orang, atau 0,29%(!) yang memperoleh $6.688 per bulan. Sangatlah jauh dari apa yang diakui sebagai tujuan realistis Elite Team.
Produk yang ditawarkan Anne Ahira/EliteTeam adalah keanggotaan representative (rep.) di Financial Freedom Society, Inc. (FFSI), di mana setiap rep. harus membayar $54,95 per bulan kepada FFSI. Setiap rep. memperoleh komisi dari menjual keanggotaan FFSI ke orang lain sehingga menjadi rep. baru. Orang yang direkrut ini disebut sebagai affiliate, atau di MLM lain dikenal dengan nama downline, dan setiap rep. juga memperoleh komisi dari penjualan yang dilakukan oleh downline-nya sampai empat tingkat downline.
Selain dari keanggotaan FFSI, boleh dibilang tidak ada produk atau jasa yang dijual oleh Anne Ahira dan Elite Team. Dalam sistem Elite Team, besar penghasilan bulanan seorang anggota tergantung dari jumlah downline FFSI-nya dan bagaimana struktur downline tersebut karena tidak ada atau hampir tidak ada penghasilan seorang anggota Elite Team selain dari komisi FFSI.
Dengan perhitungan satu anggota mendapatkan 4 anggota baru, seperti yang dipraktikkan oleh Elite Team, maka hanya dalam 17 tingkat piramida jumlah anggota keseluruhan menjadi sebanyak 5.73 miliar. Sedangkan jumlah populasi manusia keseluruhan di dunia hanyalah 6.4 miliar. Jika seluruh 5.7 miliar manusia tersebut mengikuti program ini, maka hanya 89 juta orang yang akan berpenghasilan $6.688 per bulan. Sementara 5.3 miliar lainnya merugi!
Dengan demikian kami menghimbau masyarakat Internet untuk tidak mudah terjebak oleh iming-iming kekayaan yang dijanjikan oleh Anne Ahira, Elite Team maupun pihak-pihak lainnya. Kami berharap masyarakat Internet bisa menyadari adanya model bisnis semacam itu sehingga dapat lebih waspada. Kepada redaktur media massa juga kami berharap untuk selalu melakukan investigasi terlebih dahulu ketika membahas bisnis-bisnis yang tidak memiliki kejelasan seperti itu agar nantinya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai promosi terselubung.
Internet, 28 Maret 2005
“I’ve got a Dungeon Master’s Guide, I’ve got a 12-sided die…” ( Weezer – In The Garage )
Bahkan Rivers Cuomo juga maen Dungeons and Dragons! Belakangan ini gue lagi cukup aktif main (baca: diracunin) Dungeons and Dragons yang berbasis web-board, cukup santai.. nggak menghabiskan banyak waktu (cek sehari sekali, baca-baca, roll dadu dan ketik cerita sekitar 15 menit, cocok buat gue yang lagi ngga bisa nongkrongin game lama-lama) tapi fun. Bagi pecinta RPG (Role Playing Game), mungkin game RPG sekarang hawa role-playnya semakin ngga kerasa, yang diimprove habis-habisan cuma tampilan dan efek, kalaupun storyline dan gameplaynya istimewa.. tetep aja banyak bagian dari karakter kita yang linear. Maka dari itu kayaknya roleplay klasik seperti Dungeons and Dragons (DnD) bisa jadi pelarian yang menarik, terlebih lagi jika dimainkan secara online (via web-board/forum atau mailing list) rame-rame.
DnD yang pertama kali dirilis tahun 1974 ini bisa dikatakan adalah ‘rules’ atau aturan-aturan untuk bermain roleplay. Dulu dimainkan lewat pos atau pensil+kertas+dadu, sekarang sudah lebih keren.. online. Kunci utama permainan ada di seorang gamemaster atau Dungeon Master (DM), dia menyusun cerita, membuat narasi, mengawasi para pemain (kalkulasi langkah yg diambil, skill, cast magis, kesuksesan keputusan yg diambil dsb.) berdasarkan beberapa buku panduan dan rolling dadu yang dilakukan para pemain. Di sini pemain tidak sekedar bermain, tapi dituntut juga berkreativitas dan berdaya khayal tinggi dan harus mampu menulis/bercerita dengan baik. Untuk awal masing-masing pemain memilih races (elf, human dll.), classes (ranger, cleric, wizard dll.), statistik (dexterity, charisma dll.), alignment (evil, good dll.) dan berbagai statistik dan properti awal karakter masing-masing. Setelah itu barulah masing-masing berpetualang, berperan sesuai dengan desain karakternya masing-masing di bawah bimbingan dan pengawasan DM yang memberikan misi, outline cerita dan tentu saja musuh-musuh / monster dengan ending yang sama sekali tidak linear. Mau mengeluarkan spell atau mengeluarkan jurus pedang? Baca dulu manualnya baik-baik, kocok dadu, lalu laporkan ke DM untuk kalkulasinya. Untuk lebih detail bisa dilihat di Wikipedia’s DnD dan untuk download manual-manualnya bisa di dndresources.com , dan bila butuh dadu online bisa menggunakan Irony Dice . Dan bila sudah tamat, kumpulan narasi masing-masing pemain dan narasi DM bisa dikompilasi menjadi suatu cerita, ala Lord of The Ring.
Sehubungan dengan berbagai komentar KRMT Roy Suryo Notodiprojo akhir-akhir ini di berbagai media, kami, komunitas blog Indonesia berkesimpulan bahwa beliau kekurangan informasi atau bahkan menerima informasi yang tidak benar tentang blog. Kami sendiri memandang bahwa blog adalah hasil dari evolusi bertahun-tahun di Internet, yang semakin menunjukkan bahwa Internet adalah wadah nyata untuk saling menghubungkan orang-orang di dunia nyata. Kami juga yakin bahwa KRMT Roy Suryo sebagai seorang manusia tentulah sangat membutuhkan kasih sayang dari orang lain. Oleh karena itu, kami, komunitas blog Indonesia pada bulan penuh cinta ini sepakat untuk mendedikasikan hari Valentine tahun 2005 khusus untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo. Salam hangat selalu serta penuh perhatian dan kasih sayang dari kami untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo di Hari Kasih Sayang ini. ps. Bagi rekan-rekan sesama penulis blog yang ingin ikut berpartisipasi, silakan lihat undangan acara ini. Other than that ‘Roy’ stuff: I don’t care about valentine. I do celebrate my love (monthly eh?) but I don’t celebrate v-day ![]()
Beberapa hari ini via sms, email & yahoo messenger banyak yang ngucapin selamat ultah, lho? Perasaan ultah masih lama deh. Ternyata biangnya:
Friendster’s bday icon
Salah satu fasilitas friend’s birthday reminder dari friendster.com, semua nyangka gue ultah gara-gara di bawah foto gue ada kuenya. Padahal itu icon kalau di-mouseover bakal nunjukin tanggal ultah yang sebenarnya, jadi belum pasti hari itu ultah, cuma range menjelang ultah. Official helpnya bilang “This icon signifies that the person it appears under has a birthday within 7 days of today’s date. This icon is only displayed to you for people in your friends list.” Hmm fasilitas yang berguna sih, tapi bagi yang mau matiin icon ini (takut ditodong traktiran? ^_^), ada juga infonya: If you do not want your approaching birthday pointed out, you can opt out of having it displayed by setting “Show my birthday to friends” to No in your Account Settings.
Hari ini online lebih dari 20 menit **waw kemajuan**. Nginstall plugins (sebenernya masuknya kategori hack, sayang banget tinggal disulap dikit harusnya bisa jadi plugin standar wp harusnya nih) gudly’s authimage buat nambahin verifikasi image code di comment wordpress dalam rangka meminimalisasi spam, soalnya semua wordpress under domain www.diki.or.id kena spam poker dll. Iseng-iseng sambil ganti layout kilat (sialnya di warnet cuma ada Paint nya WinXP), untung ganti image-image pake template grass buat wordpress (akhirnya pake template buat publik ini juga deh) ngga ngehabisin waktu. Ada korban lain juga yang mau nyobain grass template? ^_^
Hari ini server kantor reboot melulu gara-gara lagi bikin paket live-CD linux (huhu rebootnya ngga bilang2 pula, dua kali belon di-save.. argh) tapi selain karena emang server bersama jadi ngga ada admin , rasanya ngga asik juga kalo hari ini protes-protes soal server karena… hari ini adalah System Administrator Appreciation Day! Horee, happy sys-admin day! Selain sudah memasuki tahun ke-lima, patokan perayaannya bukan tanggal, tapi yang penting hari jum’at terakhir di bulan juli, ada-ada aja. Hehehe, info lengkap dari sejarah, definisi sys-admin, link-link berita soal sys-admin day, sampai ke hadiah apa yang cocok untuk diberikan ke system administrator. ada di www.sysadminday.com
Not such a good idea:
dear sh*t head, your site is such a total rip!!! i hope he totally sues your ass off!!!!!! l00ser!!!
A better idea:
I don’t know if you are aware, but your site, located at www.foo.com,
bears striking resemblance to another site, located at www.goo.com.
May I suggest you look into this matter?
Regards
No need to argue.. Abbracadabra… And everything is gone !
Yang ijo-ijo kenyal trus dalemnya ada gula merahnya? Bukann.. itu mah klepon, ini colophon. Udah lumayan lama sih gue sering liat istilah ini dipake di beberapa weblog dan website tapi ngga tau artinya, dugaan gue sih kayaknya masih sepupu ama “about me” gitu… mereun. Kebetulan tadi lagi ada waktu browsing-browsing, dan akhirnya rasa penasaran berminggu-minggu ini terjawab, colophon itu…
Ada yang bilang asalnya dari nama kota Colophon, kota kuno jaman Yunani kuno dulu di Asia-minor yang kaya akan pohon pinus dan menghasilkan colophony / rosin (sejenis damar?). Tapi ada juga yang lebih menyimpulkan asal kata colophon itu dari kolophon, bahasa yunani yang artinya “puncak” atau “final touch”, yang kemudian menjadi kosakata latin kuno “colophon”. Apapun asalnya, dunia publishing menggunakan istilah ini untuk memberi nama bagian buku yang berisi informasi atau deskripsi bagaimana buku itu dibuat. Lengkapnya:
Perkembangan selanjutnya, istilah colophon juga digunakan di dunia web , dan tidak jauh beda dengan dunia publishing.. colophon berisi informasi tentang tools, sistem dan resouce lain (beserta credit kepada semua yang terkait) yang digunakan untuk membuat website tersebut. Lengkapnya:
In publishing, a colophon is a description of how a book was produced. This information generally includes the typefaces used, and often the names of their designers; the paper, ink and details of the binding materials and methods may also be mentioned. In the case of technical books, the software used to prepare the text and diagrams for publication may also be mentioned. If a book has a colophon, it may appear either on the same page as the copyright information, or at the back of the volume.
Next evolution of the usage this word is when colophon is also used as web terminology , and not too much different than the publishing world, in the web this word refer to information about tools, system and resources (with all the credits) used to create the website.
When used in reference to Web sites, a colophon is a description of the tools, systems and resources used to create the Web site and keep it operational. The colophon serves to acknowledge and give credit to all the resources that combined to produce the specific site. A site typically will devote a separate page to detailing its colophon.
A colophon can include but is not limited to any software and hardware that was used to create the site, the type of server that the site is running off of, the types of scripts that are running the site and the programming languages of the scripts, the operating system the site is based on, any industry standards that the site adheres to, when the site was launched and how often it is updated, the names of the administrators of the site or the editorial team that provides its content and any other acknowledgments the site’s administrators want to share with its visitors.( WebOPedia.com )
Jadi sebenarnya bukan untuk menggantikan istilah “about me” kali yah? Lebih ke penjelasan teknis maupun non-teknis mengenai tools, resource, metode dan goals (kegunaan maupun tujuan dibuatnya web) mengenai web yang bersangkutan. Contoh penggunaan colophon bisa dilihat di webstandards project’s colophon atau zeldman’s colophon.. Kalau sempat lain kali gue bikin colophon juga kali yah.

