You are currently browsing the category archive for the 'Chicken Soul for The Soup' category.

Oke, lupakan persaingan seru di puncak posisi pencarian Google untuk kata “diki” dengan Diki Records ataupun Diki Lingerie. Mulai saat ini www.diki.or.id akan diarahkan ke halaman ini dimana content dan blog enginenya kini memanfaatkan layanan WordPress. Ada beberapa alasan kenapa kataklismik blog ini (halah) bisa terjadi:

  1. Domain diki.or.id semakin sulit diakses padahal webhosting lancar dan domain .id saya yang lain lancar.. mungkin masalah DNS? Saya sudah terlalu malas mengoprek dan mengkomplain seputar DNS di controlpanel pandi tanpa ada hasil dan tanggapan.
  2. Terlalu banyak kesibukan, sudah tidak sempat mengurus webhosting dan blog engine. Layanan instan seperti WordPress.com, Blogger.com dan Multiply.com yang relatif lebih tidak memerlukan maintenance akan lebih meringankan beban.
  3. Sedang ingin aktif lagi tulis menulis untuk refreshing.
  4. Bokek. Webhosting kantor sudah diserahterimakan ke anak buah sedangkan langganan webhosting lain untuk keperluan pribadi hanya akan memakan biaya tambahan.
  5. Butuh suasana baru.. ritual eksodus virtual 3 tahunan? (diki.cjb.net, dipatokayam.com, diki.or.id)
  6. Banyak yang masih saja berkonsultasi soal blog (terutamanya engine WordPress) padahal jelas-jelas sudah lama sekali saya tidak memegang si WordPress ini. Semoga dengan kembali beralih ke WordPress ini saya bisa akrab lagi dengan WordPress dan bisa sedikit membantu orang lain.

Gue bukan penggemar fanatik es teh, tapi kebanyakan orang bilang kurang afdol rasanya kalau makan di luaran ngga sambil minum es teh. Gue pribadi ngerasa ngga perlu es teh, tapi karena orang lain rata-rata memesan es teh (dan aneka minuman lain) dan karena disuruh juga… siang tadi akhirnya gue memesan es teh dengan susah payah dan akhirnya diantarkan juga. Belum final banget sih, tapi kira-kira bulan oktober pesanan es tehnya benar-benar sampai di meja gue… lho???Bertepatan dengan sidang tugas akhir gue tadi siang… Innalillahi Wa’inalillahi Rojiun, turut berduka cita atas musibah kecelakaan pesawat di Medan, terutama buat “Ai” Arisma yang kehilangan ayahanda tercintanya. Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

PreTo 2D adalah aplikasi/software yang di gunakan untuk memudahkan anda dalam menentukan angka prediki TOGEL 2D (2 angka) secara cepat dan tepat. PreTo 2D dibuat dengan paduan rumus-rumus TOGEL yang secara nyata telah terbukti keakuratannya dalam menghasilkan prediksi angka TOGEL 2D setiap pengelaran.Keakuratan aplikasi/software PreTo 2D ini 90% akurat.Dalam 1 periode/putaran TOGEL kesempatan menang minimal 2 kali.

Hehehe ada-ada aja…

New responsibilities, less coding… (I hope). Ngatur diri sendiri aja susah, apalagi ngatur lima orang, apalagi salah satunya punya attitude problem parah. Saatnya belajar sesuatu yang baru…

Di Ym ada seorang teman yang bertanya, kenapa gue berkutat lagi di starting company? Bukankah di schedule gue tahun ini adalah back to Jakarta to fight in the 2nd crusade? :P Yup, bukan sekali dua kali gue fight di starting company, suka duka dan capeknya membuat gue bisa dibilang kapok… so kalaupun kali ini gue join lagi di starting company pastilah perusahaan yang gue anggap istimewa. Selain karena komposisi timnya, suasana kekeluargaan dan keakraban (yang juga nyunda abis, feels like home :P), kepercayaan yang lebih, leader yang OK, di perusahaan yang satu ini tiap hari gue selalu belajar sesuatu yang baru. Ngga cuma belajar ilmu-ilmu IT, tapi segala hal, yang kesemuanya membawa perubahan di diri gue. And glad to know that si nyonya juga notice soal perubahan ini. Beberapa minggu ini terpaksa melenyapkan diri, rally panjang pembentukan PT (minggu kemaren assesment dan psikotes akhirnya beres), ongoing projects (interesting projects, nice start ), ngurus tugas akhir (tadi seminar gue dapet A, huraay!). Jarang di rumah, ngga sempet online, lupa bayar tagihan handphone (walhasil diblok total wekekeke)… semoga minggu ini sempet ngerayain ultah komunitas blog penggila junk mail (to bbv’ers: gini-gini tiap hari gue tongkrongin ituh email2 oneliner ajaib penuh crott! ), utang lanjutan comic-sprite ke para pembaca setia RnU, kondangan nikah aban (polisi luar angkasa) … terus apa lagi yah? Remind me please!

Pertama kenal istilah couch potato dari kucing yang satu ini waktu brainstorming soal nama domain yang cocok buat portal sejenis movie review. Couch potato (kentang yang doyan duduk-duduk di sofa? lol), adalah istilah slang untuk orang yang kerjaannya di depan televisi melulu, nonton tv ataupun film. Couch potato lifestyle sudah sangat identik dengan overweight people, mengkonsumsi kripik dan bir sambil duduk di depan tv, dengan tidak lupa hanya beroblong ria. Kalau di Indonesia apa yah yang cocok? Kan banyak juga tuh yang nongkrongin sinetron, reality show, infotainment, sepak bola dsb. berjam-jam depan tv (tapi kayanya lebih banyak yang nonton gelaran di lantai daripada di sofa) sambil ngemil… hmm kacang karpet? Hieuheiuhieu harfiah sekalih, seperti kata tokoh Ruben di Supernova-nya Dee, “Aku benci terjemahan…”.

Oxford English Dictionary juga memuat slang turunan dari slang couch potato ini yaitu mouse potato. Mirip dengan couch potato hanya saja untuk orang yang nongkrongin komputer dan internet. Dan beberapa hari ini dosis online gue dua kali lipat dari biasanya, so… I’m a mouse potato.

The Asian-African Summit 2005 akhirnya selesai, ditutup dengan napak tilas para kepala-kepala negara di kota Bandung siang tadi. Awalnya gue ngga begitu antusias atau mengikuti berbagai berita soal persiapan KAA 2005 ini, kecuali fakta bahwa Bandung jadi lebih rapih dan bersih, sayangnya ngga semua daerah ‘disulap’, dimana-mana masih banyak sudut kota yang nggak keurus. Mengingat bahwa hanya sudut kota yang dilewatin para delegasi yang dipermak habis-habisan kayaknya keindahan Bandung yang drastis berubah ini hanya bisa bertahan beberapa hari. Terlepas dari pesimisme pribadi di atas, nongkrongin langsung dari dekat acara KAA 2005 ternyata membawa atmosfir historis tersendiri, jadi yaaa.. ternyata nggak melulu seremonial buang-buang duit banget lah. (To view short coverage and photos click more.)

  • Sabtu 24 Maret 2005, gue diajakin ngebantuin ipey dkk. ngurus internet/IP camera untuk support surveillance system KAA, kumpul di hajatan temen.. mlototin salah satu tamu undangan, seorang artis sinetron asal Bandung yang busananya menggoda iman (“Sabar ki, surveillance missionnya belum mulai… glekk.).
  • Malem, ke Savoy Homan.. keamanannya wow berlapis, ring 2 dan dan ring 1 dah mulai banyak yang ditutup, ring 0? jangan tanya _. Di metal detector, gue tuit tuit mulu “frenship! frenship!” ngeluarin pisang, sebelum gue berubah jadi Dennis Adhiswara alias Mamet ala iklan Fren atau sebelum ditodong senapan SS-1 sekompi (ok ok… skip this hiperbolic part), ternyata.. gue lupa kalo gue bawa usb :P
  • Setelah malemnya tidur ayam (ayam yang tidur ayam? hmm..) di kamar sambil nonton filem The Dentist yang &$grrr&xb$&!!!, hari-h ngejagain switch network buat internetcam bareng ipey di halaman Savoy. Posisi strategis buat nonton sebagian besar acara KAA, jadi si ipey sibuk foto-foto pake digicam. Agak ngga bebas kemana-mana soalnya ngga dapet id-card, jadi kalau mau kemana-mana ngecek kamera2 di ring 0 kudu minta dianter paspamres. Gue cuma poto2 dikit soalnya batere hp dah sekarat, plus sibuk mojok di tempat teduh bareng dua cewek… yang keduanya… adalah anjing German Shepherds punyanya kopasus lol.
  • Jam 8-an tamu2 mulai udah mulai dateng dari bandara Husein Sastranegara, Kapolri dll. Ketua DPR, Menteri2, dan terakhir beberapa bis delegasi (yg boeingnya dikawal 2 jet tempur, and btw SBY dah duluan nyampe malamnya liwat tol). Kumpul di Savoy Homan, historical walk ke gedung Merdeka, pidato bla bla bla SBY-Sekjen PBB (CMIIW)Delegasi Afsel, ke Tegallega (nanem pohon.. bukan beli cilok atau cendol elizabeth), makan siang di gedung Pakuan terus pada balik deh naek pesawat. Ah, persiapan berbulan-bulan buat acara 1/2 hari, negara kita hebat dah kalo urusan seremonial mah

Hall deket surveillance command center at Savoyhoman, btw ternyata Charlie Chaplin pernah nginep di savoy. Salah satu kompie pengawas. Serasa lagi nonton streaming film… uhm.. anu.. just forget it lol. Historical walk from Savoy Homan to gedung Merdeka. Bersih, rapih, with very tight security.

Foto-foto lengkap yang dari digicam belon didownload. It’s quite special day though, dapet ilmu baru dan pengalaman baru.

Sebuah himbauan aksi keprihatinan dari Mas Priyadi mengenai bisnis skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet Marketing yang belakangan santer dimana-mana, dan sempet membuat gue membuang beberapa kalori untuk menggerakan jari saat harus menghapus banyak email spam tawaran keanggotaan bisnis beliau-beliau itu.

Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran…

Pernyataan selengkapnya bisa di lihat di MORE (klik) atau di weblog mas Priyadi dan weblogger Indonesia lain. Bagi rekan-rekan penulis blog yang ingin menyebarkan pernyataan sikap ini dapat menyalin seluruh isi tulisan ini pada blog masing-masing.

“Tra, jauhkan dirimu dari kaki-kaki, downline dan piramid…” (Elektra’s quote from Supernova 3: Petir by Dee)

“There is no shortcut Konohamaru.. it’s about hardwork..” (Uzumaki Naruto and Konohamaru’s dialogue from Naruto’s Anime)

Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran.

Setelah melakukan penyelidikan, kami berkesimpulan bahwa bisnis ini hanyalah sebuah praktik skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet Marketing. Hal ini jelas terlihat dari apa yang harus dilakukan oleh setiap anggota Elite Team, yaitu merekrut empat anggota baru. Skema piramida sejatinya merupakan penghisapan oleh segelintir individu terhadap banyak orang. Menurut kami, Internet tidak perlu dikotori dengan pemasaran dari bisnis tidak jelas seperti itu. Silakan melakukan pemasaran via Internet sejauh masih dalam batas-batas kewajaran dan bisnisnya adalah bisnis yang baik dan jelas.

Lebih jauh lagi, kami melihat bahwa Elite Team menawarkan janji yang menyesatkan, yaitu menyatakan bahwa tujuan Elite Team adalah agar semua anggota Elite Team memperoleh penghasilan $6.688 per bulan, dan bahwa ini adalah tujuan yang realistis. Tetapi realitanya adalah: seandainya semua anggota Elite Team bekerja keras dan teguh pada regimen Elite Team, hanya 1 dari 341 orang, atau 0,29%(!) yang memperoleh $6.688 per bulan. Sangatlah jauh dari apa yang diakui sebagai tujuan realistis Elite Team.

Produk yang ditawarkan Anne Ahira/EliteTeam adalah keanggotaan representative (rep.) di Financial Freedom Society, Inc. (FFSI), di mana setiap rep. harus membayar $54,95 per bulan kepada FFSI. Setiap rep. memperoleh komisi dari menjual keanggotaan FFSI ke orang lain sehingga menjadi rep. baru. Orang yang direkrut ini disebut sebagai affiliate, atau di MLM lain dikenal dengan nama downline, dan setiap rep. juga memperoleh komisi dari penjualan yang dilakukan oleh downline-nya sampai empat tingkat downline.

Selain dari keanggotaan FFSI, boleh dibilang tidak ada produk atau jasa yang dijual oleh Anne Ahira dan Elite Team. Dalam sistem Elite Team, besar penghasilan bulanan seorang anggota tergantung dari jumlah downline FFSI-nya dan bagaimana struktur downline tersebut karena tidak ada atau hampir tidak ada penghasilan seorang anggota Elite Team selain dari komisi FFSI.

Dengan perhitungan satu anggota mendapatkan 4 anggota baru, seperti yang dipraktikkan oleh Elite Team, maka hanya dalam 17 tingkat piramida jumlah anggota keseluruhan menjadi sebanyak 5.73 miliar. Sedangkan jumlah populasi manusia keseluruhan di dunia hanyalah 6.4 miliar. Jika seluruh 5.7 miliar manusia tersebut mengikuti program ini, maka hanya 89 juta orang yang akan berpenghasilan $6.688 per bulan. Sementara 5.3 miliar lainnya merugi!

Dengan demikian kami menghimbau masyarakat Internet untuk tidak mudah terjebak oleh iming-iming kekayaan yang dijanjikan oleh Anne Ahira, Elite Team maupun pihak-pihak lainnya. Kami berharap masyarakat Internet bisa menyadari adanya model bisnis semacam itu sehingga dapat lebih waspada. Kepada redaktur media massa juga kami berharap untuk selalu melakukan investigasi terlebih dahulu ketika membahas bisnis-bisnis yang tidak memiliki kejelasan seperti itu agar nantinya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai promosi terselubung.

Internet, 28 Maret 2005

Jaman sekarang udah jarang sekali yang kirim-kiriman ucapan selamat hari raya idul fitri lewat surat (kecuali keperluan agak formal, instansi dll.), sekarang jamannya mohon maaf lahir dan batin lewat sms. Lebih murah, praktis dan cepat.. tapi resikonya kalo jaringan lagi overload, sms bisa ngga sampai di nomor tujuan… sampai tapi telat… atau juga ngga jelas sampai ke nomor tujuan apa engga? Walaupun beberapa operator udah nambah kapasitas sms mereka, kapasitas tinggal kapasitas.. traffic sms numpuk di saat yang berbarengan ya tetep bikin pesan-pesan kita unsent, undelivered, raib.. atau apapun namanya. Sampai-sampai di H+2 ada temen yang baru bisa ngirim sms:
“Setelah 48 jam 24 mnt berusaha, 1645x klik-an, 89x pending, 80x pindah posisi, 90x kata2 makian, akhirnya message has been delivered! Dan untungnya pesan yg terkirim: Minal Aidzin wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan batin.. sori yah telat, -gafran&lili-”
Tapi lebaran tahun ini tambah beragam aja sms-nya, antara lain…
Read the rest of this entry »

Telah menikah sabtu malam di kota Prontera: Sanadamaru (Bard) dan ~EuGeNe~ (Dancer), bertindak sebagai juru poto dan wedding planner: Alegretto a.k.a Aley, Six Eyes dan Lianz.

Thanks buat beberapa temen-temen hunt dan guild Smurf yang dateng. Sedikit ragnarok online game escapade di akhir minggu buat selingan pusing (ga ada judul skripsi itu pusing, banyak judul lebih pusing lagi T_T ). Masih ngga sempet online atau utak-atik web, apalagi kerja bakti sukarela :P , jadi sorry buat yg susah nyari gue baik liwat email maupun sms, sumpah lagi pusing + ngga moody abis. Sorry juga buat adek asuh soal gossip nikah liwat smsnya (gak boong kan nikahan kekeke).

Tiga minggu ga online, aaa…

Kalau lala hobby ngumpulin sesuatu yg berbau mbek (cocok banget kalau disatuin dengan ibu ini yg dikamarnya juga ada boneka-boneka ayam dan onta.. btw. kasian banget sih gue, dulu dipanggil diki onta, sekarang dipanggil diki ayam.. **sigh**), gue juga jadi hobby ngumpulin sesuatu yg berhubungan ayam.. salah satunya tebakan ayam (yg dulu pernah diposting). Dan kemaren gue nemuin tebakan baru lagi. Uhm rada ngga murni tebakan sih, intinya humor militer soal bagaimana jawaban Angkatan Laut Amerika serikat atas jawaban pertanyaan: “Kenapa ayam nyebrang jalan?” ^_^ Dan ternyata… di www.whydidthechickencrosstheroad.com terdapat lebih buanyak jawaban garing dan gila versi berbagai tokoh hehehe, dan beberapa jawaban favorit gue ketik di bawah jawaban angkatan laut :P

So.. “Why did the chicken cross the road?????”

Sekolah komando angkatan laut (Naval Education and Training Command /NAVEDTRA): Tujuannya adalah agar para ayam familiar dengan prosedur menyebrang jalan. Prosedur menyebrang jalan harap dilakukan hanya pada waktu antara matahari terbit hingga matahari terbenam. Ayam yang menyebrang secara solo minimal memiliki jarak penglihatan sejauh tiga mil dan diawasi oleh pengawas/pembimbing lapangan.

Biro personil angkatan laut (Bureau of Naval Personnel /BUPERS): Didasari oleh kebutuhan angkatan laut, para ayam ditugaskan langsung tanpa sukarela untuk bertugas di sisi seberang jalan. Ini akan menjadi penugasan mandiri selama tiga tahun dan kami berjanji akan memberikan penugasan yang lebih baik pada misi berikutnya. Setiap ayam akan menjalani minimal satu kali menyebrang jalan selama karirnya, dan kegiatan ini tidak akan mempengaruhi kemungkinan promosi di masa yang akan datang.

Pusat persenjataan udara angkatan laut (Naval Air Warfare Center /NAWC): Event ini memerlukan konfirmasi lebih lanjut; kami perlu melakukan banyak penyeberangan lagi dengan menggunakan ayam-ayam dari ras yang berbeda, berbagai jenis jalan dan berbagai kondisi cuaca untuk memastikan apakah proses penyeberangan ini dapat dilaksanakan dengan parameter yang telah ditentukan secara spesifik untuk para ayam.

Intelejen angkatan laut (Naval Intelligence):Hah? Ayam? Ayam yang mana yah?

Komando sistem persenjataan angkasa luar dan kelautan (Space and Naval Warfare Systems Command /SPAWARSYSCOM): Para ayam model lama yang digunakan sekarang ini akan diganti dengan ayam-ayam yang lebih multifungsi, lebih ekonomis, terintegrasi dan berinteroperasi tinggi dengan standar kelas dunia baik untuk jenis ayam tipe penyerang maupun ayam tipe support, dimana memungkinkan mereka untuk mendominasi jalanan baik di masa kini maupun masa depan.. sesuai dengan motto “Forward…From the Sea.” Dibutuhkan penyandang dana untuk riset selama kurang lebih dua tahun selama anggaran untuk hal tersebut belum disetujui oleh kongres.

Jessica Simpson:
Why would he be one a road, I thought chickens lived in the ocean?

Homer Simpson:
There was free beer on the other side of the road.

Snoop Dogg:
This (censored) fool of a chicken didn’t (censored) know what the (censored) he was doin crossin a (censored) alley in (censored) Harlem at 1:00 in the (censored) mornin’.

Shakespeare:
To cross or not to cross, that is the question.

Gandhi:
All chickens should peacefully resist by crossing the road.

Charles Darwin:
Chickens, over great periods of time, have been naturally selected in such a way that they are now genetically disposed to cross roads.

Neil Armstrong:
That’s one small step for Chicken, one giant leap for Chicken kind.

Bill Gates:
I have just released eChicken 2003, which will not only cross roads, but will lay eggs, file your important documents, and balance your checkbook - and Internet Explorer is an inextricable part of eChicken

Ernest Hemingway:
To die. In the rain. Alone.

Grandpa:
In my day, we didn’t ask why the chicken crossed the road. Someone told us that the chicken crossed the road, and that was good enough for us.

John Lennon:
Imagine all the chickens.. crossing roads in peace.. hoo hoo.

Fox Mulder:
You saw it cross the road with your own eyes! How many more chickens have to cross before you believe it?

Dana Scully:
It was a simple bio-mechanical reflex that is commonly found in chickens.

O.J. Simpson:
It didn’t. I was playing golf with it at the time.

Colonel Sanders:
I missed one?

Tantowi Yahya: Pertanyaan kali ini adalah, dengan pertimbangan kondisi keuangan yang terbatas dan pertimbangan kepentingan yang mendesak, saat ini yang akan anda lakukan adalah..
a. beli blitz buat hp
b. beli kacamata
c. beli buku web color scheme di kharisma
d. beli usb flash disk
Diki: Hmm.. saya pilih 50-50 (fifty fifty).
Tantowi Yahya: Ok, dengan demikian pilihannya menjadi..
b. beli kacamata dan d. beli usb flash disk
Diki: Ah pilihan yang menjebak.. saya pilih opsi browsing google.
Tantowi Yahya: Mana ada ikutan kuis browsing dulu?
Diki: Ah, kalau begitu saya gunakan opsi menelepon teman!
Tantowi Yahya: Baik, silahkan.
Diki: Eh anu.. tapi saya tidak punya pulsa.
Tantowi Yahya: Tenang saja, anda cukup menggunakan telepon yang Who Wants to be a Millionaire sediakan. **grumbling**
Diki: Ah terimakasiiih ^_^

Diki: beli usb apa kacamata yah pri? lagi sering butuh usb.. tapi kacamata gue juga ilang, udah gue cari dimana-mana tapi ga ktemu.
Apri: Kacamata lo ga ketemu? Di missed call aja.
Diki: Lo kata hp nyarinya di missed call? Gue buat liat jarak jauh butuh kacamata, dan kayaknya minus gue nambah, tapi gue jarang pake kacamata sih. Tapi kantor mulai pindah ke Jkt, so gue kudu sering ke warnet kalo jadi remote kerjaan, belon lagi gprs matrix pasca september ga jelas bagaimana, cari bahan skripsi juga butuh usb, kompie gue juga ga ada floppy buat copy-copy.
Apri: Ya udah usb aja, harganya yg 128Mb macem2 dari 200 sampe 280an, tergantung merk.
Diki: Bedanya?
Apri: Ya.. beda merknya…. **tidak membantu**

Diki: Ya sudah, saya pilih “d”, beli usb flash disk!
Akhirnya gerakan anti usb runtuh juga, padahal dari dulu gue selalu bilang “alahhh ga usah pake usb lah, floppy juga bisa.. buat apa ada splitter.exe dan multiple archivenya winzip?”.

Susahnya hidup di desa smurf mungkin ngga se-kelihatan senangnya. Sesusah-susahnya usaha perlawanan melawan penyihir Gargamel dan kucingnya Azrael, sajian panel-panel komik ini selalu penuh gambar lucu dan imut. Mungkin penduduk desa sebelah menganggap desa smurf itu ideal, sebagian menganggap respek, sebagian heran dan memandang curiga ngapain itu desa sebelah pesta-pesta mulu, sensasi? Faktanya mahluk-mahluk biru itu hidup komunal di sebuah komunitas yang bernama desa smurf, susah senang ditanggung bersama.. apa kata orang gampang dipikirkan belakangan. Hidup di daerah hutan yang asyik, saparilla dimana-mana.. siap disantap, ada Smurfin yang kece buat dikecengin, ada Papa Smurf dengan beribu solusi.. semuanya seperti sempurna. Tapi seperti yang dikatakan Dante sang penyair itali: the more perfect a thing is, the more susceptible to good and bad treatment it is. Terlepas dari anggapan miring desa sebelah atau pertanyaan kenapa yang mendominasi cerita selalu Papa Smurf, Smurfin, Smurf Kacamata, Smurf Gembul, Smurf Pemalas, Smurf Pesolek, dan beberapa lainnya.. ( kemana mahluk biru mungil setinggi tiga buah apel lainnya? sekedar figuran saat membangun bendungan? ), dan terlepas dari beberapa tokoh smurf di atas yang terkadang bertengkar.. pada akhirnya cerita selalu diakhiri dengan keceriaan dan kebersamaan pesta perayaan bulan purnama. Dan kini, sekali lagi para smurf itu merayakan pesta bulan purnama, di tengah-tengah jamur warna-warni, dan terang api unggun.. sebuah ritual yang mungkin hanya dimengerti oleh kaum smurf.

Untuk pengganggu ketentraman Forum Fanfic dan Art Ragnafilia: You guys s*ck, we’re pulling out!

Sousenkyo, valg, elezione, general election. pemilu.. atau apapun namanya, sebenarnya hanya aktivitas yang nggak begitu berat, yang membakar jauh lebih sedikit kalori dibandingkan dengan bermain sepak bola lawan tim sepakbola paguyuban artis dan seleb. Ritual membolongi sebidang kertas di bagian dimana terdapat gambar atau foto pilihan ini sudah 2 kali dialami oleh Jajang. Dan dua-duanya dilewatinya dengan mencoblos dari negeri awan kapuk. Adalah hak kita untuk tidak memilih, tidak memilih adalah suatu pilihan, dan tidur nikmat di hari kerja yang tiba-tiba jadi hari libur nasional bagi Jajang adalah pilihan yang paling tepat. Tapi kali ini berbeda…
Read the rest of this entry »

Dalam filsafat, pencarian akan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan seputar kenyataan dan ilmu pengetahuan terus berkembang sejak jaman Plato, Descartes, hingga Sartre.. dan tidak akan pernah berhenti karena pikiran manusia semakin haus dan berkembang. Menurut gue, begitu juga halnya dengan dunia content management system. Quest mencari suatu sosok cms yang ideal terus berlanjut seiring perkembangan internet dan programming, definisi ideal sendiri memiliki sudut pandang masing-masing. Layaknya empirisme yang diusung Locke atau Hume di dunia filsafat, aliran cms komersial sudah memiliki klasifikasi-klasifikasi suatu ultimate cms dengan ukuran yang jelas, bagi penganut aliran ini.. harga menunjukan kualitas, mungkin cms ala Vignette salah satu contohnya. Tapi aliran lain juga berkembang, para pengguna cms non komersial (gue termasuk di dalamnya) yang sebagian dari mereka juga tidak sekedar memakai, tetapi juga me-’ngoprek’ mungkin bisa diibaratkan seperti para filsuf aliran rasionalis seperti Descartes atau Plato.

Kebutuhan akan cms yang bagus namun murah (bahkan gratis) merupakan sesuatu yang masuk akal, pilihan akan cms yang open source (jadi dijamin akan terus dibenahi bersama-sama) juga termasuk pada aliran ini. Namun di aliran yang disebutkan terakhir ini ada daerah kelabu yang terkadang perlu diamati secara hati-hati dengan menggunakan kacamata, kacamata itu bernama license.Ini adalah salah satu masalah yang gue alami belakangan ini, walaupun dirilis bersama source codenya, 2 cms bergenre blog favorit gue.. pMachine (beserta turunannya: Pro ataupun ExpressionEngine) dan MovableType tidak mengusung bendera GPL License, mereka meramu license masing-masing, kasarnya mungkin ‘kurang open source’. Jadi tawaran free (yang jadi salah satu alasan gue memilih cms tersebut selain karena kemudahan dan kelengkapan fasilitasnya) ibarat welcome drink suatu restoran, hidangan berikutnya gue kudu berpikir keras.. karena daftar menunya ternyata membuat gue agak mengerenyitkan dahi. Pesan secangkir air putih atau teh saja dan melanjutkan duduk-duduk di restoran tersebut tetap gratis sih, cuma tetap saja agak kurang bebas :D. Dan artikel Freedom 0-nya Mark Pilgrim bisa dibilang pencerahan bagi gue untuk bermigrasi ke WordPress, kebetulan sekali hasrat gue untuk renovasi web gue ini lagi menggebu-gebu.. nggak tahan juga ngelihat ini weblog setengah nggak jadi dari dulu. Lagian kalau WordPress ada suhu-nya yang bisa ditanya-tanya.

Kadang ada satu hari dimana kita belajar soal hidup lebih banyak dari hari biasanya. Gue kirain kemarin bakal jadi “hari-hari pilek biasa”, walaupun penyakit ringan.. kondisi nggak nyaman gara-gara pilek ini adalah masa dimana kita malas beraktivitas ataupun mikir yang berat-berat (mikirin gajah afrika, container isi gula selundupan.. berat khan?), tapi ternyata kebalikannya. Dari ngobrol berjam-jam intense soal segala macem berdua, nonton orang-orang yang harap2 cemas ngedengerin pengumuman togel di radio, nunggu angkot ngetem sambil jadi saksi rapat rahasia demo “turunkan uang setoran pool kami!”, sampai jalan kaki tengah malam sendirian nyusurin Naripan - Buahbatu, … hidup itu seru yah ternyata, bayangin aja.. sekian milyar pikiran manusia dengan masalah hidup berbeda-beda.. sudah seperti bentuk makro dari kumpulan cerpen Cerita-cerita dari Sisilia yang berisi rentetan kisah kompleksitas hubungan antar manusia dan absurditas. Walau sebagian besar cerita kumpulan cerpen Luigi Priandello itu berakhir dengan akhir yang tragis, semua kesenduan itu adalah realita yang pada akhirnya diganjar dengan nobel kesusastraan 1934. Bacaan yang lumayan ngga biasa di hari yang ngga biasa (baik bukunya maupun “bacaan lapangan”-nya) :P