Terbangun karena merasakan dan mendengar kresek-kresek. Oh ternyata banyak plastik berantakan di sekeliling kasur, setelah diperhatikan sejenak ya ampun baru sadar minggu ini banyak dapet kaos dan goodie bag.


  • Yang paling komplit tentu saja goodie bag Pesta Blogger 2008, thanks to panitia. Walaupun sebagian isinya sudah disortir oleh panda di Kalibata (Euh.. karakter ini fiktif dan hanya kebetulan semata), selamat terbawa sampai ke Bandung: kantung laptop, tshirt PB2008, pin PB2008 dan pernak-pernik lainnya.
  • Berbarengan dengan PB2008, teman-teman BBV juga membagikan tshirt, pin dan ID card edisi baru Bandung Blog Village
  • Di akhir minggu kemarin, selepas mengisi presentasi Ruby on Rails Yudha menghadiahkan tshirt dan pin Bandung comtech 2008.
  • Sehari sebelum PB2008 kebagian juga goodie bag dan tshirt Cisco dari acara diskusi santai antara Pak Irfan Setyaputra (Cisco) dengan blogger Bandung.
  • Pulang dari PB2008 ada bungkusan paket DHL express dari Sun China, eh ternyata goodie bag dan tshirt GNOME Asia Summit 2008.

Seefektif apakah goodie bag dan barang-barang yang menjadi isinya (terutama dalam kasus event besar IT seperti Pesta Blogger)? Saya pribadi jauh sekali dari dunia media & periklanan. Tapi melihat para peserta yang umumnya banci foto, narsis, kritis dalam menulis dan sebagian di antaranya bahkan merupakan tokoh di bidang keahlian masing-masing maka sepertinya para pemilik brand (produsen, penyedia jasa atau apapun) bisa memanfaatkan para “showcase berjalan” ini.

Yang sempat saya perhatikan adalah sebuah polo shirt dari sebuah produsen handphone di goodie bag Pesta Blogger 2007. Kaosnya cukup berkualitas, berwarna hitam, nyaman dan bisa digunakan di suasana santai maupun semi formal (bahkan formal ala IT). Walhasil sepanjang 2007-2008 saya perhatikan beberapa teman blogger (termasuk saya) terlihat mengenakan pakaian berlogo tersebut, bahkan beberapa di antaranya adalah acara presentasi dan beberapa event IT. Begitu melihat foto atau liputannya kadang terpikir adalah wah si anu bekerja atau minimal diendorse oleh anu :P

Jadi sepertinya (IMHO) promo merchandise walaupun lagu lama tapi bisa efektif jika: wearable/bisa dipakai, cocok untuk segala suasana, bermanfaat/memiliki fungsi harian dan minimalis (tidak terlalu banyak logo atau tulisan).