
Salah satu oleh-oleh dari ikutan acara bebersih bareng barudak Batagor adalah pupuk ampas kopi yang dibagikan gratis oleh rekan-rekan dari Starbucks. Saya sendiri termasuk pecinta kopi yang tidak suka Starbucks (ah ayolah, kita nikmati Kopi Aroma-nya Jalan Braga atau kopi-kopi lokal lainnya sadjah). Tapi program Grounds For Your Garden dari Starbucks ini menarik juga. Berawal dari gerakan inisiatif lingkungan biasa dari para pelanggan, tahun 2003 program bagi-bagi ampas kopi untuk pupuk taman ini resmi menjadi program Starbucks hampir di seluruh dunia. Ternyata ampas kopi mengandung nitrogen yang berguna bagi tanaman sehingga bisa dijadikan pupuk.

Dan dalam kurun waktu 1-2 hari setelah ditabur, wangi kopinya masih tercium (kebetulan pot tanamannya nangkring di meja).




27 comments
Comments feed for this article
Mei 21, 2008 pada 1:00 am
Diki
“
Coffeepertamax should be black as hell, strong as death, and sweet as love.” ~ Turkish ProverbsMei 21, 2008 pada 7:29 am
snydez
with ice ?..
Mei 21, 2008 pada 7:53 am
aprian
brown sugar or white sugar?
Mei 21, 2008 pada 8:00 am
Diki
@sony, apri: mau pada minum pupuk ini teh???
Mei 21, 2008 pada 8:16 am
cK
saya curiga pupuk ini juga ditaburkan ke rambut diki…
*ngibrit*
Mei 21, 2008 pada 9:41 am
Diki
@cK: ah jadi keingetan, shampoo natur sayah udah abis *ngeloyor ke alfamart*
Mei 21, 2008 pada 9:47 am
jalmiburung
starbucks coffee.. last forever .. meureun..
Mei 21, 2008 pada 10:06 am
Diki
@kang firman: nu last forever mah kopi hideung he euh?
Mei 21, 2008 pada 10:12 am
Stov
Buat nyuburin bulu dada sama jenggot juga lho…
EEE PC 900 udah keluar lho dik, ayo beli, mwahaha.
Mei 21, 2008 pada 10:54 am
suprie
Pure Chocolate Blended Please. with cream… Ooopsss… starbucks yah bukan coffee bean
**ngeloyor**
Mei 21, 2008 pada 11:53 am
orangutanz
Hmmm… kalo Bengawan Solo mungkin jadi pupuk yang wangi dan lebih murah jauh yak… huehehee… ketauan kasta nongkrongnya…
Mei 21, 2008 pada 2:27 pm
dana
*ngakak*
Bunganya ternyata banyak permintaan.
Mei 21, 2008 pada 2:39 pm
dnial
Coffe please, shake not stirred.
Mei 22, 2008 pada 12:07 am
Ade
Kenapa ga pake “pupuk” si ayam aja?
Lebih subur keknya… wkekkeke
Mei 22, 2008 pada 9:50 am
Cynanthia
*ngakak*
Wah, tanamannya ikut-ikutan jadi geek
*kabur*
Mei 23, 2008 pada 2:19 pm
aldi
plus dicekok T-Virus coba.. biar tanamannya bisa jagain leptop dan kerjaan
Mei 24, 2008 pada 3:33 am
thuns
*ampas yg biasa lo buang di kamar mandi…, kira2 bermanpangat juga’ nggak dik?*
ayo bikin stripnya juga tuh
)
Mei 25, 2008 pada 5:30 pm
Aki Herry
yang pasti emang wangi , si ampas kopinya Kang,
Mei 25, 2008 pada 10:28 pm
zahra
jgn lupa juga…ampas teh jg jangan dibuang ke tong sampah…buang aja ke pot tanaman…lebih useful…:D
Mei 29, 2008 pada 9:28 am
Syauqie
Hahaha.. tanemannya udah abnormal.. dikasih pupuk malah minta dinyalain wifinya… lama2 ikut ngomik dia..
Btw, apa hubungan chicken di sini dengan chicken yang ini –> http://subservientchicken.com/
*tarik selimut, tidur lagi…
Mei 29, 2008 pada 9:04 pm
DensS cessario
Can’t wait for greener earth day (acara TBI)!!!111!1!one!eleven!one :muahaha:
Mei 29, 2008 pada 9:07 pm
DensS cessario
Can’t wait for greener earth day (acara TBI)!!!111!1!one!eleven!one :muahaha:
Juni 2, 2008 pada 6:15 pm
ephi
*sakaw* lanjutan???
Juni 7, 2008 pada 10:47 pm
Fajar GM
Hm, saya kira yang dibagiin itu adalah kopi bubuk…
Juni 9, 2008 pada 1:45 pm
Stov
Dikiii, mana updatenya, udah mo sebulan jeeeeeehh…
*sakaw komik*
Juni 15, 2008 pada 10:00 pm
idham Arifin
apa benar gosip si Ayam di culik UFO
kita nantikan pada episode berikutnya
*yg gak tau kapan*
Juni 16, 2008 pada 2:25 pm
teddy
Lapar! Lapar komik! Mana si ayam?